[SALAH] Sore tadi ribuan Baduy sudah tiba di Jakarta, perwakilan pimpinan Baduy diterima Prabowo di Kertanegara

43

Foto yang diunggah oleh sumber klaim adalah foto yang sudah ada sejak tahun 2016. Warga suku Baduy yang ada di foto tersebut adalah warga yang berjualan madu hutan dan tas anyaman serta baju. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

===============================================
Kategori : DISINFORMASI / Konten yang Salah
===============================================

Beredar foto yang menampilkan Prabowo Subianto dan beberapa warga yang diklaim sebagai warga suku Baduy.
Salah satu akun facebook Sentot Prayogi ( facebook.com/sentot.prayogi ) membagikan foto tersebut ke grup UNITED MUSLIM CYBER ARMY [UMCA:registered:] ( facebook.com/groups/634339260092972 ) dengan narasi sebagai berikut :
“Beredar video longmarch ribuan suku Baduy Jawa Barat sejak kemarin dengan caption terkait Aksi 22 Mei, saya urungkan untuk menshare. Karena saya fikir itu video lama suku Baduy yang memang setiap tahun rutin konvoi jalan kaki menuju Gedung Sate sebagai bagian dari ritual kepercayaan mereka…
Tapi per sore tadi, ribuan Baduy sudah tiba di Jakarta. Perwakilan pimpinan Baduy diterima dengan hangat di Kertanegara, Jakarta…Ternyata, video konvoi ribuan Baduy menuju Jakarta itu benar adanya, alias bukan postingan video lama di repost…
Terimakasih Baduy Luar…
#InfoValid”

Sumber : http://bit.ly/2HFaUXZ – Sudah dibagikan 4090 saat tangkapan layar diambil.

===============================================

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut ternyata bukanlah foto baru seperti yang diklaim oleh sumber, melainkan foto yang sudah ada sejak tahun 2016.

Diceritakan akun Maya Amhar dalam facebooknya; setelah pasar murah yang dinamakan Pasar Garuda di kantor DPP Gerindra, Jalan RM. Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (6/6/2016) selesai, ada dua orang suku Baduy dalam datang dengan membawa madu hutan dan tas anyaman serta baju. Kehadiran mereka bukan hanya untuk berjualan, namun juga ingin bertemu dengan Prabowo Subianto.

“Pasar Garuda sudah usai, dua orang Baduy dalam, baru datang ke DPP Gerindra bawa dagangan madu hutan dan tas anyaman serta baju. Harga madunya Rp 150.000,-/ botol sirup marjan,” tulis Maya Amhar.

Beruntung, perjalanan tanpa menggunakan kendaraan selama empat hari dari kampungnya desa Cikesik sampai ke DPP Gerindra, tak sia-sia. Mereka akhirnya dapat bertemu dengan Prabowo.

“Jarak tempuh perjalannya dari Baduy dalam Cikesik ke DPP Gerindra 4 hari perjalanan. Ternyata mereka mau salaman dengan Prabowo Subianto. Alhamdulillah pas Bapak Prabowo keluar, Baduy itu segera aku panggil agar segera mendekat dan seorang asisten Prabowo Subianto mengatakan kalau warga Baduy ini mau salaman,” tulis Maya Amhar.

Kesempatan bersua Prabowo, itu bukan hanya dimanfaatkan lima orang suku Baduy, bersalaman. Mereka juga menawarkan barang dagangannya berupa madu hutan dan tas anyaman serta baju.

“Alhamdulillah, Koperasi Garudayaksa Nusantara membeli 10 botol madu mereka.”

Sebelumnya, klaim tentang adanya ribuan warga suku Baduy yang berjalan kaki ke Jakarta juga sudah didebunk oleh anggota grup Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax.

Video dan foto yang beredar adalah warga Baduy yang datang untuk menghadiri acara Seba Baduy yang di gelar pada tanggal 13-15 mei 2016 dengan berjalan kaki ke arah pendopo gubernur Banten.

REFERENSI :
https://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-prabowo-subianto-diburu-suku-baduy-lalu-borong-10-botol-madu.html
https://turnbackhoax.id/2019/05/21/salah-ribuan-warga-baduy-sudah-bergerak-menuju-ibukota/

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here