[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”

21

[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”

Foto yang digunakan
pada sumber bukan foto bukti dukungan Suku Dayak kepada Basuki
Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menjadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Negara
(IKN)
. Foto tersebut foto saat Ahok dan  istri, Puput Nastiti Devi diangkat menjadi
warga kehormatan dan mendapat gelar dari masyarakat Persekutuan Adat Dayak
Kalimantan Timur di Hotel Mesra Internasional, Kota Samarinda, Kalimantan
Timur, pada Sabtu (13/7/2019).

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori: False
Connection/
Koneksi yang Salah

=====

Sumber: Facebook

[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”

Archive:

https://archive.st/lhu1

=====

Narasi:

“SUKU DAYAK DUKUNG
AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??😍”

=====

Penjelasan:

Beredar postingan yang
menyebutkan bahwa Suku Dayak memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama
atau Ahok untuk menjadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Negara (IKN). Pada postingan
itu disertakan foto Ahok tengah mengikuti prosesi adat.

Berdasarkan hasil
penelusuran, diketahui bahwa foto dan klaim narasi pada postingan tidak
terkait. Dua foto yang disematkan pada postingan berasal dari peristiwa diangkatnya
Ahok dan Istri, Puput Nastiti Devi menjadi warga kehormatan dan mendapat gelar
dari masyarakat Persekutuan Adat Dayak Kalimantan Timur di Hotel Mesra
Internasional, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu (13/7/2019).

Foto pertama
diambil dari laman berita tribunnews.com pada kanal tribunimage yang tayang di
bulan 14 Juli 2019. Sedangkan, foto kedua diambil dari pemberitaan berjudul ‘Ahok
dan Puput Dapat Gelar Kehormatan dari Masyarakat Dayak di Kaltim’ di detik.com
yang tayang pada tanggal 13 Juli 2019.

Berikut kutipan
pemberitaan mengenai pemberian gelar kehormatan kepada Ahok dan Puput:

[…] Samarinda –
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dan Puput
Nastiti Devi berkunjung ke Samarinda, Kalimantan Timur. Keduanya mendapat gelar
dari masyarakat Dayak.

Ahok dan Puput
berkunjung ke Samarinda sejak Jumat (12/7). Ahok didaulat menjadi warga
kehormatan masyarakat Dayak Kenyah yang bermukim di desa budaya Pampang,
Kecamatan Samarinda Utara.

Pada Sabtu
(13/7/2019) pagi, giliran masyarakat Persekutuan adat Dayak Kalimantan Timur
yang memberi penghargaan. Selain warga kehormatan, Ahok juga diberi gelar Asang
Lalung yang artinya tokoh muda, teguh, perkasa, dan pemberani.

Tidak hanya Ahok,
Dewan Adat Dayak Kaltim juga memberikan gelar untuk Puput Nastiti Devi dengan
gelar Idang Bulan yang artinya cahaya purnama. Prosesi pemberian gelar
berlangsung sangat sederhana oleh para tokoh adat Dayak Kalimantan Timur di
Hotel Mesra Internasional dan disaksikan sejumlah tokoh dayak seperti Ketua
PDKT Syaharie Jaang, yang juga Wali Kota Samarinda.

Dalam sambutannya,
Ahok mengatakan gelar itu merupakan tanggung jawab yang cukup besar. Dia senang
menjadi bagian dari masyarakat Dayak yang sangat terbuka dan mau menerima semua
orang dari berbagai kalangan.

“Kaltim
memiliki sumber daya alam yang cukup besar sehingga saat ini kita harus
berfikir bagaimana memanfaatkan sumber daya alam ini untuk kesejahteraan anak
cucu ke depan,” kata Ahok.

Ahok juga menjawab
pertanyaan sejumlah warga soal kiat ketegasannya menyelesaikan persoalan di
Jakarta saat menjadi gubernur. Ahok mengatakan para pemimpin harus melayani
masyarakat, bukan meminta dilayani.

“Sewaktu saya
memimpin Jakarta, saya selalu bangun pagi pukul 06.00 WITa dan berangkat pagi
pukul 07.00 WITa, karena saya tahu ada warga saya yang menunggu saya sejak
pukul 05.30 WITa. Di situ saya berdialog dengan mereka tanpa batasan, jika ada
masalah saya selesaikan di situ,” ujarnya.

Sementara itu,
Ketua Persekutuan Dayak Kaltim Syaharie Jaang mengatakan kehadiran Ahok di Kota
Samarinda diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan warga Dayak
dengan para pengambil kebijakan di pusat. Syaharie Jaang mengatakan masyarakat
Dayak yang ada di perbatasan sempat mengeluh tentang minimnya infrastruktur di
kawasan pedalaman Kaltim yang lebih dekat dengan negara tetangga Malaysia.

“Kami
masyarakat Dayak sangat berharap dengan kehadiran BTP yang dikenal dengan
Presiden Jokowi bisa menyampaikan persoalan masyarakat Kaltim di sini, sehingga
kami bisa mendapatkan pemerataan pembangunan yang sama dengan daerah
lain,” kata Syaharie Jaang.

Apalagi dengan
adanya wacana pemindahan ibukota negara di Kaltim, Syaharie Jaang berharap BTP
bisa ikut memperjuangkan Kaltim sebagai Ibu kota negara.

“Beliau sudah
menjadi warga kehormatan masyarakat Dayak Kaltim, kami berharap beliau bisa
membantu kami mengusulkan kepada Pak Presiden agar Ibu kota negara bisa di
Kalimantan Timur sehingga pemerataan pembangunan bisa dirasakan kami masyarakat
Dayak di perbatasan Kaltim,” kata Syaharie Jaang.

Sementara itu,
usai menerima penghargaan dari masyarakat Dayak Kaltim, Ahok juga melakukan
agenda keagamaan di sejumlah gereja di Kota Samarinda. […]

Berdasarkan hal
tersebut, maka antara narasi dan foto tidak memiliki keterikatan. Oleh sebab
itu, konten tersebut masuk kategori False Connection atau Koneksi yang
Salah.

=====

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1131404423858758/

https://www.tribunnews.com/images/editorial/view/1804724/ahok-dan-puput-dapat-gelar-kehormatan-dari-masyarakat-dayak

https://news.detik.com/berita/d-4623003/ahok-dan-puput-dapat-gelar-kehormatan-dari-masyarakat-dayak-di-kaltim

https://nasional.tempo.co/read/1224208/ahok-mendapat-gelar-kehormatan-dari-masyarakat-dayak

https://regional.kompas.com/read/2019/07/13/17152781/ahok-dapat-gelar-kehormatan-masyarakat-dayak

[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”
[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”
[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”
[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”
[SALAH] “SUKU DAYAK DUKUNG AHOK FULL UNTUK CEO IKN, SUKU LAIN GMN??”

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here