[SALAH] Surat Ajakan Debat Terbuka Yang Diadakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Jember

63

[SALAH] Surat Ajakan Debat Terbuka Yang Diadakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Jember

Beredar
sebuah surat yang mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Jember dengan
klaim bahwa akan diadakan debat terbuka pimpinan Jamaah Yasinan dan Tahlil. Menurut
isi dalam surat tersebut, materi yang akan menjadi perdebatan adalah berupa
keabsahan tahlilan dan tawasul dalam perspektif agama Islam. Menanggapi hal
tersebut, pihak Muhammadiyah cabang Jember menyatakan bahwa surat tersebut adalah
tidak benar alias hoaks.

Selengkapnya
di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
FABRICATED CONTENT

===

SUMBER:
KERTAS SURAT

===

NARASI:

Salam
silaturahmi kami sampaikan, semoga Bapak Kiyai/Ustadz senantiasa dalam keadaan
sehat walafiat dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT, Amin.

Sebelumnya
kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, maksud kedatangan surat ini adalah kami
sebagai salah satu pimpinan Muhammadiyah cabang jember bermaksud untuk mengajak
DIALOG/DEBAT TERBUKA tentang kegiatan-kegiatan yang sudah terlaksana di majelis
yang telah kiyai/ustadz bina, yakni pembacaan dzikir bersama, tahlil tawassul
dan lain-lain yang menurut kami semua itu bertentangan dengan ajaran-ajaran
yang sudah dibawa oleh rosulullah shollallahi ‘alaiki wasaallam, apabila bapak
kiyai/ustadz berkenan menerima tantangan kami maka kami akan datang pada acara
rutinan yang bapak kiyai/ustadz pimpin.

===

PENJELASAN:
Beredar sebuah surat yang mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Jember
dengan klaim bahwa akan diadakan debat terbuka pimpinan Jamaah Yasinan dan
Tahlil. Menurut isi dalam surat tersebut, materi yang akan menjadi perdebatan
adalah berupa keabsahan tahlilan dan tawasul dalam perspektif agama Islam.

Atas
beredarnya surat tersebut, pihak Muhammadiyah cabang Jember pun angkat bicara.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember, Kusno menyatakan
bahwa surat tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Untuk itu, Kusno berharap
kepada pihak yang berwenang untuk melakukan pengusutan terhadap surat tersebut.

“Surat
itu hoaks, tidak benar. Di Kabupaten Jember tidak ada pengurus cabang, yang ada
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember,” tegas Kusno.

Kusno
menegaskan, jika Muhammadiyah dalam berdakwah tidak pernah melakukan pengusutan
terhadap surat yang beredar. Dengan harapan agar tidak terjadi keresahan dalam
kehidupan keberagaman di Kabupaten Jember yang diakibatkan surat tersebut.

“Dengan
harapan supaya tidak menimbulkan keresahan dalam kehidupan keberagaman di
Kabupaten Jember,” pungkas Kusno.

===

REFERENSI:




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here