[SALAH] Surat Edaran Penolakan Rapid Test Majelis Ulama Indonesia

11

Hasil
Periksa Fakta Rizki Abdul Aziz (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas
Pendidikan Indonesia).

Surat
edaran tersebut palsu. MUI melalui Wasekjen Bidang Informasi dan Komunikasi MUI
mengatakan surat tersebut hoaks dan tidak masuk akal. Selain itu, surat
tersebut tidak memenuhi persyaratan surat resmi dari MUI.

= = = = =

KATEGORI:
KONTEN PALSU

= = = = =

SUMBER: FACEBOOK

http://archive.vn/nfo3z

= = = = =

NARASI:

“MAJELIS
ULAMA INDONESIA

Jalan
Proklamasi No.51, Menteng,

Jakarta
Pusat

Hal :
Seruan Siaga 1

PEMBERITAHUAN

Assalamu
a’laikum Warahmatulahi Wabarakatuh

Kami selaku
Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Dengan ini menyerukan kepada
seluruh MUI Propinsi, Kabupaten, dan Kota Agar berhati-hati dan Waspada dengan
di adakannya Rapid Test Covid – 19 terhadap para Ulama, Kyai, dan Ustadz di
seluruh Indonesia.

Kami
serukan bahwa rencana Test Corona ini adalah modus operandi dari Pki atas
perintah Negara Komunis China untuk menghabisi para tokoh agama Islam baik di
Indonesia maupun di Negara muslim lain. Oleh karena itu kita akan tolak niat
mereka yang kelihatan baik. Tapi di dalamnya ada misi yang sangat jahat dan
licik!

Kita banyak
belajar dari pengalaman

Kita banyak
belajar dari pengalaman sejarah para Ulama dan para Kyai kita di tahun 1948 dan
1965, di mana para tokoh agama kita sering di tipu oleh muslihat Pki.

Kalau kita
melakukan Rapid Test Covid 19, kita akan dinyatakn Positive, lalu kita akan di
Karantina, kita akan di Suntik dengan dalih pengobatan, padahal kita di suntik
racun, meninggal dan langsung di kuburkan.

Kita sudah
terbiasa hidup sehat. Dan para Santri pun dari dulu sudah terbiasa hidup
Lockdown.

Satu hal
juga kepada semua orang tua, jika pemerintah melakukan suntik imunisasi untuk
anak-anak sampal umur 18 tahun dengan dalih untuk imunisasi Corona, agar di
tolak, baik itu di lingkungan sekitar rumah, sekolah, dan tempat-tempat lain.

Cermat,
Waspada, dan berhati-hati. Karena umat muslim sedang di dzolimi oleh
pihak-pihak Komunis yang berlindung dalam wadah kekuasaan pernerintahan.

Sekian dan
terima kasih

Wassalamu
a’laikum Warahmatulahi Wabarakatuh

Jakarta 03
April 2020

Sekertariat
MUI Pusat.”

= = = = =

PENJELASAN:

Akun
Facebook bernama Hendar Dare mengunggah status pada tanggal 10/8/2020 berupa
gambar yang menampilkan surat edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam
surat tersebut disebutkan MUI melakukan seruan untuk waspada terhadap rapid
test karena itu merupakan strategi dari PKI untuk menghabisi tokoh agama Islam.

Dari hasil
penelusuran, surat edaran tersebut palsu. Surat ‘seruan siaga 1’ dari MUI telah
beredar sebelumnya pada bulan Mei lalu. Melalui artikel berjudul “[SALAH] Surat
“Seruan Siaga 1” Majelis Ulama Indonesia” yang tayang pada di turnbackhoax.id
pada tanggal 25/5/2020, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tak pernah
mengeluarkan seruan yang meminta ulama, kiai, dan ustaz di Indonesia untuk
menolak rapid test.

Dilansir
dari Kompas.com, wakil Sekretaris Jenderal Bidang Informasi dan Komunikasi,
Amirsyah Tambunan mengatakan seruan itu adalah hoaks. “Itu berita hoaks yang
sangat tidak masuk akal,” kata Amirsyah 24/5/2020.

Dalam
pemberitaan Tempo.co, Amirsyah juga mengatakan MUI tak menolak rapid test.
“Secara medis kan orang harus di-rapid test untuk mengecek apakah dia
terinfeksi atau tidak,” kata Amirsyah. Menurut dia, sejumlah ulama MUI di
Jawa Barat pun turut menjalani rapid test. Amirsyah meminta masyarakat untuk
tak terpengaruh upaya adu domba tersebut. Dia mewanti-wanti agar semua pihak
berpikir rasional dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Selain itu,
kepala surat, nomor, lampiran, halaman, alamat, tujuan, isi, format margin,
pembukaan, penutup, nama dan tanda tangan tidak sesuai dengan struktur surat
yang telah ditetapkan dengan Pasal 4 PO MUI tentang Pedoman Penyelenggaraan
Organisasi Majelis Ulama Indonesia (PO MUI) edisi Revisi 2018 sebagaimana yang
di beritakan oleh mui.or.id. Dengan demikian, surat edaran dari MUI tersebut
termasuk Konten Palsu.

= = = = =

REFERENSI:

https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/28/082100865/-hoaks-mui-keluarkan-surat-imbauan-penolakan-rapid-test-covid-19?page=all

https://covid19.go.id/p/hoax-buster/salah-surat-seruan-siaga-1-majelis-ulama-indonesia

https://nasional.tempo.co/read/1345972/mui-tak-pernah-keluarkan-surat-agar-ulama-tolak-rapid-test/full&view=ok


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here