[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker

47

[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker

Tisu basah
dijadikan pengganti masker di tengah kelangkaan masker karena virus Corona merupakan
hal yang keliru dan tidak dianjurkan oleh para ahli medis. Kepala Bagian
Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi Kemenkes RI Busroni menjelaskan bahwa penggunaan
tisu basah justru akan mempermudah partikel-partikel di udara menempel pada
bagian kulit yang dengan tidak sengaja bisa terhirup.

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori: Misleading
Content/
Konten yang Menyesatkan

=====

Sumber: Instragram

[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker

Archive:

https://archive.ph/bIHe8

=====

Narasi:

Alternatif
menyiasati kelangkaan masker terkait virus Corona. Tetap tenang. Jgn panik.
Jaga kebersihan. Ikutin instruksi pemerintah!

=====

Penjelasan:

Beredar postingan
video yang memperlihatkan penggunaan tisu basah sebagai bahan pengganti masker.
Dalam narasi disebutkan, video tersebut bisa menjadi alternatif menyiasati
kelangkaan masker terkait virus Corona.

Melalui hasil
penelusuran, diketahui bahwa penggunaan tisu basah menjadi peranti pengganti
masker merupakan hal yang keliru dan tidak dianjurkan. Kepala Bagian Pelayanan
Masyarakat Biro Komunikasi Kemenkes RI Busroni, menjelaskan bahwa penggunaan
tisu basah justru akan mempermudah partikel-partikel di udara menempel pada bagian
kulit yang dengan tidak sengaja bisa terhirup.

“Tisu basah
didesain bukan untuk masker, tapi didesain untuk membasahi bagian tubuh yang
rentan terkontaminasi. Itu kan ada alkoholnya, lengket terhadap
partikel-partikel yang berterbangan di udara, malah bisa terhirup sama kita.
Dianjurkan menggunakan masker bedah biasa,” jelas Busroni.

Senada dengan
Busroni, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan
RI Achmad Yurianto, pun angkat bicara. Ia mengatakan, Tisu basah dianggap
kurang efektif untuk dijadikan masker karena malah akan membuat debu nempel
semua di lapisan tisunya. “Tisu basah kena debu malah nempel semua debunya
di tisu, kan itu basah luar dalam,” terangnya.

Yuri menegaskan,
kalau memang masyarakat sekadar membutuhkan benda yang bisa menutupi debu, tisu
basah memang bisa, tapi bukan digunakan untuk jadi masker. “Kalau sekadar
bisa, ya, memang bisa. Kertas juga bisa,” tandas Yuri.

Dokter Spesialis
Paru dari Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Chrisrianto
Edy Nugroho juga memberikan pandangannya. Ia menyatakan bahwa tisu basah tidak
direkomendasikan untuk menjadi barang subtitusi dari masker.

“Untuk tisu basah
(dijadikan masker) belum ada penelitiannya, jadi tidak direkomendasikan,”
ujarnya.

Chrisrianto
menyebut yang direkomendasikan adalah masker yang sesuai dengan standar
kesehatan.

“Yang
direkomendasikan hanya masker bedah dan masker N95,” ujarnya.

Chrisrianto juga
mengungkapkan penggunaan masker harus diperhatikan dengan benar. Hal ini untuk
memaksimalkan fungsi masker sebagai penyaring udara. “Masker bedah
pemakaiannya yang benar, yang berwarna hijau atau biru posisinya di luar, yang
putih di dalam,” ujarnya.

Lipatan masker
juga harus diperhatikan. “Lipatan luar mengarah ke bawah,” ungkapnya.

Pandangan serupa
juga disampaikan oleh dr Erni Juwita SpPD, Ahli Penyakit Tropik dan Infeksi
dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Ia secara tegas menjawab bahwa masker dari
tisu basah tersebut adalah cara yang tidak benar untuk dilakukan. “Tisu basah?
Kotor dong, logikanya ya konteksnya kan itu basah maka akan mudah menyerap
apapun. Termasuk debu dan kotoran,” katanya.

Gunakan tisu basah
sesuai fungsinya, sebagai tisu untuk bersihkan tangan atau benda-benda lain.
“Enggak bener itu (kalau bisa jadi masker),” seru dr.Erni,

Dokter Erni lebih
lanjut menjelaskan, tisu basah yang sudah dalam keadaan basa, malah akan tambah
meningkatkan risiko iritasi saat diberi hand sanitizer, yang mengandung
kandungan alkohol.

“Lebih basah ya
lebih nempel, hati-hati loh ini basah. Alkohol itu kan menguap, digunakan tidak
tepat bikin kuman nempel. Menghirup alkohol kan berbahaya, bisa iritasi di
hidung nanti,” tambahnya.

Berdasarkan hal
tersebut, maka konten tersebut dapat dikatakan menyesatkan. Oleh sebab itu,
konten tersebut masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten
yang Menyesatkan.

=====

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1126830347649499/

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/0kp07ALk-cek-fakta-benarkah-tisu-basah-dapat-mengganti-fungsi-masker-ini-faktanya

https://lifestyle.okezone.com/read/2020/03/03/481/2177551/ramai-tisu-basah-jadi-masker-begini-kata-kemenkes

https://fame.grid.id/read/462047204/berita-virus-corona-terbaru-viral-tisu-basah-gantikan-masker-untuk-cegah-virus-corona-ternyata-ini-dampaknya-menurut-dokter-spesialis-paru?page=all

https://lifestyle.okezone.com/read/2020/03/02/481/2177126/viral-masker-diy-dari-tisu-basah-dokter-ungkap-bahaya-di-baliknya?page=3

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4923671/viral-turorial-bikin-masker-dari-tisu-basah-kemenkes-angkat-bicara

[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker
[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker
[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker
[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker
[SALAH] Tisu Basah Bisa Jadi Alternatif Menyiasati Kelangkaan Masker

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here