[SALAH] Tulisan dr. Siti Fadillah terkait Pengobatan Covid-19

17

[SALAH] Tulisan dr. Siti Fadillah terkait Pengobatan Covid-19

Hasil periksa fakta Rahmah An Nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).

Faktanya kuasa hukum dr. Siti Fadillah, Ahmad Cholidin mengklarifikasi bahwa pesan berantai Whatsapp tersebut bukan tulisan asli dr. Siti Fadillah.

Iklan Layanan Masyarakat

Selengkapnya terdapat di penjelasan!

===

KATEGORI: KONTEN YANG MENYESATKAN

===

SUMBER: WHATSAPP

[SALAH] Tulisan dr. Siti Fadillah terkait Pengobatan Covid-19

===

NARASI:

“Tulisan dr Siti Fadillah, dokter jantung dan mantan mentri kesehatan
Menurut saya cara pengobatan Covid-19:
Pertama kita harus tahu bahwa batuk bukan penyakit utama, demam bukan penyakit utama, tapi itu hanya reaksi tubuh terhadap perlawanan infeksi atau lainnya, termasuk sakit tenggorokan.
Kalau kita beli obat flu, isinya adalah pereda nyeri tenggorokan, pereda batuk kering, pereda demam, ada pengencer dahak juga kadang kadang
Dari sini kita belajar, untuk penyembuhan flu diobati sesuai dengan gejala sakitnya apa.
Katakanlah Covid-19 gejala sakitnya adalah radang tenggorokan, batuk kering, demam, sesak nafas
Maka pengobatan nya adalah :

  1. Istirahat Total ( ini wajib apapun jenis sakit flu nya, karena virus dilawan oleh antibodi ). Benar-benar istirahat sampai fit, bukan sampai badan terasa enakan. Harus sampai fit, bisa 7 hari istirahatnya.
  2. Suplai vitamin dengan dosis double, kalau saya biasanya kena flu minum Farmaton Vit 2x sehari, Ester C 1000 mg 2x sehari, Madu 5 sendok, Habbats Cair 5 kapsul, Zaitun 3 sendok.

===
PENJELASAN:
Beredar tulisan melalui aplikasi pesan Whatsapp, yang ditulis oleh dr. Siti Fadillah perihal “pengobatan Covid-19”.
Setelah ditelusuri, melansir dari Liputan6.com, kuasa hukum dr. Siti Fadillah, Ahmad Cholidin menegaskan bahwa tulisan tersebut bukan tulisan asli dr. Siti Fadillah dan sudah banyak dimodifikasi.

“Saya sudah cek, itu bukan tulisan dari ibu (dr Siti Fadillah),” ucap Ahmad Cholidin kepada Liputan6.com Senin, 28 Desember 2020.

“Jadi, ada yang bertanya ke ibu mengenai Covid-19. Ibu menjawab beberapa hal. Tulisan tersebut banyak tambahan yang justru bukan dari ibu,” ujar Ahmad Cholidin menegaskan.

Sebagai tambahan, dilansir melalui thelogicalindian.com, dengan judul “Message Talking About Lockdown In France, Italy, Germany, Spain and UK Viral On WhatsApp”. Informasi dalam tulisan di atas mengenai lockdown di Spanyol, Perancis, Jerman, dan Italia adalah benar. Tulisan asli dalam bentuk bahasa Inggris yang juga tersebar melalui Whatsapp.

Sehingga, klaim mengenai “Tulisan dr. Siti Fadillah terkait Pengobatan Covid-19” termasuk hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

===

REFERENSI:
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4444318/cek-fakta-ini-bukan-tulisan-dr-siti-fadillah-soal-pengobatan-covid-19
https://thelogicalindian.com/amp/fact-check/coronavirus-lockdown-25619

Penulis: Rahmah An Nisaa
Editor: Bentang Febrylian

NARASI LANJUTAN:

  1. Jika sesak nafas ( karena semua jenis flu yang menyerang manusia memang menyebabkan atau dibarengi sesak nafas, apalagi untuk orang yang punya asma seperti saya). Jadi tidak usah heran kalau Covid-19 katanya bikin sesak nafas, karena semua flu memang begitu.
    Nah lanjut lagi, kalau sudah sesak nafas, pengobatan yang mujarab adalah dengan alat uap Nebulizer + obat Ventolin cair + cairan infus ( bisa dilakukan sendiri di rumah, sangat mudah dan tidak berbahaya ). Diuapi sehari 3x sampai hilang sesak nafasnya, biasanya 1-3 hari hilang sesaknya seiring dengan semakin membaiknya kondisi tubuh.
  2. Jika batuk ada dahaknya, dengan diuapi ikutan sembuh batuknya, masalahnya dahak akan keluar banyak dan pasti membuat iritasi tenggorokan, sehingga membuat sakit tenggorokan.
  3. Sakit tenggorokan diobati dengan Metyl Predynoasolon dan pereda nyeri nya Asam MaFenamat, biasanya 1 sampai 3x minum sudah sembuh.
  4. Kalau demam tinggal panasnya diturunkan dengan Paracetamol ( perlu diingat demam di sini berhubungan dengan infeksi, biasanya infeksi di tenggorokan atau radang tenggorokan). Kalau tidak ada radang tenggorokan yang parah, biasanya tidak akan demam.
  5. Hindari makan buah yang bergetah seperti melon, nanas, semangka. Makan buah Jeruk saja, jeruk itu bagus.
  6. Selama pengobatan ini, istirahat total dengan mengisolasi diri. Tidak usah mikir kerjaan, tidak usah mikir lain-lain ( ini yang akan bantu buat percepat sembuhnya).
    Coba dipelajari cara penyembuhan diatas, apakah perlu kalian ke rumah sakit kalau cuma sakit flu?
    Tidak kasihan kah dengan para dokter, tenaga medis dan pasien sakit berat lainnya?🍊🍊🍊🍊🍊🍊🍊🆘 * SPANYOL telah mengumumkan perpanjangan darurat hingga (Maret 2021). * 🆘 * Inggris – mengumumkan penguncian (satu bulan). * 🆘 * PRANCIS – (2 minggu) *
    🆘 * JERMAN – (4 minggu) *
    🆘 * ITALIA – juga akan segera menyusul. *
    😱 * SEMUA negara ini telah mengonfirmasi bahwa GELOMBANG KEDUA lebih mematikan daripada yang pertama. *
    😷 * Jadi kita harus sangat berhati-hati dan TERUS SEMUA PENCEGAHAN. * 🆘😷🆘
    🧚🏻♂💚🧚🏻♂ * Harap juga menjadi komunikator ALERT di antara semua teman dan keluarga. *
    😷 * SELAMATKAN SEMUA ORANG DARI GELOMBANG KEDUA. *
  • Kami tidak dapat mengambil FASE PENGUNCIAN ke-2 SEBAGAI JIKA TIDAK ADA. *
    😱 * Ya, sejarah memberi tahu kita bahwa (gelombang kedua) lebih berbahaya daripada gelombang pertama, seperti yang terjadi pada 1917 hingga 1919 dengan flu Spanyol. Jutaan orang tewas. *
    🧚🏻♂💚🧚🏻♂ * Lindungi diri Anda dan keluarga Anda. *
    Tetap aman, COVID-19 🙏🏻 * JANGAN menyimpan informasi ini hanya untuk diri Anda sendiri, berikan kepada semua keluarga dan teman Anda. * 🧚🏻♂💚🧚🏻♂”

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here