[SALAH] Video Perkelahian di Jalan M. H. Thamrin

9

[SALAH] Video Perkelahian di Jalan M. H. Thamrin

Kepolisian
mengamankan dua orang terkait dengan pembuatan video perkelahian rekayasa di
Jalan M. H. Thamrin. Video tersebut belakangan diketahui merupakan video
rekayasa yang dibuat oleh seorang dosen dan seorang mahasiswa, dengan tujuan
agar masyarakat menjadi resah dan seolah-olah Jakarta tidak aman atau rawan
terjadi tindak kriminal.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
MANIPULATED CONTENT

===

SUMBER:
MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

===

PENJELASAN:
Sempat beredar di media sosial Instagram, sebuah video yang memperlihatkan
perkelahian yang dilakukan oleh beberapa orang di Jalan M. H. Thamrin. Video tersebut
bermula diunggah oleh akun Instagram @mbx.yeyen yang saat ini telah dihapus. Dalam
video tersebut terlihat seorang pria berkelahi dengan beberapa orang pria
lainnya. Namun belakangan diketahui bahwa video tersebut hanyalah video rekayasa
yang dibuat untuk meresahkan masyarakat Jakarta.

Melansir
dari suara.com, untuk menindaklanjuti hal tersebut pihak kepolisian yakni
polsek Menteng pun akhirnya mengamankan dua orang terkait dengan rekayasa video
perkelahian. Dua orang pelaku itu merupakan seorang pria berinisial FG dan
seorang wanita berinisial YA yang hubungan keduanya adalah dosen dan mahasiwa
di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Dari
hasil penyelidikan yang dilakukan, Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad
Thariq menjelaskan bagaimana awal mula FG dan YA memviralkan video tersebut. Yakni
dengan mengirimkan video tersebut ke sebuah akun Instagram @peduli.jakarta
dengan biaya sejumlah Rp 50.000.

“Setelah
video selesai dibuat, pelaku FG dan F mengaku dirinya dengan sengaja
mengirimkan video yang dibuatnya ke akun @peduli.jakarta untuk diviralkan
dengan membayar Rp 50.000 yang ditransfer via M-Banking ke admin akun
@peduli.jakarta,” jelas AKBP Guntur.

AKBP
Guntur menambahkan bahwa FG membayar sejumlah orang untuk memberi kesan bahwa
peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Terdapat empat orang yang berinisial D,
BI, AS dan AW yang dibayar oleh FG dan meminta empat orang tersebut seolah-olah
menyerangnya saat hendak melintasi zebra cross di Kawasan M. H. Thamrin. AKBP
Guntur juga menjelaskan terkait dengan motif para pelaku. Mereka ingin
mengasumsikan bahwa Jakarta tidak aman dan rawan terjadi tindak pidana.

“Para
pelaku ini ingin mengesankan bahwa di Jakarta itu taka man dan rawan terjadi
tindak pidana,” pungkas AKBP Guntur.

Atas
perbuatannya tersebut, FG dan YA terancam dijerat oleh UU ITE, pasal 28 ayat 1
jo 45 A UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008 dan atau
pasal 14 sub 15 UU RI No 1 tahun 1946 tentang peraturan hokum pidana.

===

REFERENSI:

https://www.suara.com/news/2020/02/19/045000/buat-video-rekayasa-perkelahian-di-thamrin-dosen-dan-mahasiswa-ditangkap

https://merahputih.com/post/read/buat-video-hoaks-perkelahian-dosen-dan-mahasiswa-universitas-swasta-di-jakarta-ditangkap


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here