[SALAH] Video Pesepeda Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor

20

[SALAH] Video Pesepeda Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor

Hasil Periksa Renanda Dwina Putri
(Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia).

Video dengan narasi dan informasi
yang salah. Tidak ada aturan untuk pakai paspor saat memasuki wilayah Pantai
Indah Kapuk.

Iklan Layanan Masyarakat

Selengkapnya di bagian penjelasan.

====

Kategori: Konten yang Menyesatkan

====

Sumber: Twitter

[SALAH] Video Pesepeda Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor

http://archive.vn/5kdog

====

Narasi:

“BENARKAH ADA NEGARA DALAM NEGARA ???

PANTAI INDAH KAPOK MAU MASUK PAKAI
SEPEDA HARUS PUNYA PASPORT … BENARKAH INI ???

#FokusStopRUUHIP

#FokusStopRUUHIP”

====

Penjelasan:

Akun Twitter @SaveMoslem1
(GERAKKANKEMBALIKE UUD’45) mengunggah sebuah video berdurasi 0:40 detik pada 14
Juli 2020. Unggahan tersebut telah mendapatkan respon sebanyak 1.315 suka serta
984 retweet dan komentar.

Dalam video tersebut, seorang
pesepeda mengaku kalau masuk kawasan PIK (Pantai Indah Kapuk) di atas jam 09.00
WIB, harus menggunakan paspor. Ia juga menambahkan bahwa hanya mobil yang bebas
masuk ke kawasan tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran,
informasi yang dipaparkan oleh pesepeda tersebut adalah salah. Wali Kota
Jakarta Utara, Sigit Wijatmiko, dengan tegas mengatakan tidak ada syarat
membawa paspor untuk masuk wilayah tersebut (Pantai Indah Kapuk 2).

“Tidak ada di Jakarta Utara yang
mensyaratkan aktifitas warganya dengan pra syarat bawa paspor, sebagaimana
video viral tersebut,” tegasnya saat dikonfirmasi oleh Warta Kota.

Menurutnya, di kawasan tersebut
memang ada pengaturan waktu masuk pesepeda karena masih ada lalu lalang truk
proyek. Terdapat spanduk di belakang pesepeda yang menyebutkan waktu bersepeda
di pagi hari dari pukul 06.00-09.00 WIB dan sore pukul 16.00-17.00 WIB.

“Yang bersangkutan tidak
jelaskan waktu ada di lokasi, padahal di belakang jelas ada spanduk yang
mengatur penggunaan jalur untuk bersepeda,” ujar Sigit.

Restu Mahesa, Township Management
Director Agung Sedayu Group, menegaskan informasi masuk PIK 2 pakai paspor itu
tidak benar. Warga yang hendak masuk atau berolahraga di kawasan PIK 2 memang
harus melapor ke petugas untuk pendataan, mengingat masih ada pembangunan di
kawasan itu.

“Proyek kami masih berjalan di
beberapa lokasi masih belum bisa diakses secara umum, karena membahayakan
bilamana pengunjung masuk ke area tersebut, masih banyak alat berat, masih
banyak truk di sana sehingga kami berikan kebijakan, bilamana yang akan
olahraga tetap minta izin, sehingga tercatat semuanya,” ujarnya yang dikutip
dari detiknews.

Dengan demikian, video yang diunggah
oleh akun Twitter @SaveMoslem1 dapat masuk ke dalam kategori Konten yang
Menyesatkan. Sebab, untuk masuk ke wilayah PIK 2 tidak diperlukan paspor
seperti yang dinarasikan dan diinformasikan video tersebut.

====

Referensi:

https://wartakota.tribunnews.com/amp/2020/07/15/viral-pesepeda-dilarang-masuk-kawasan-pik-sebut-harus-pakai-paspor-ini-penjelasan-wali-kota-jakut?page=2

https://news.detik.com/berita/d-5093991/viral-pesepeda-sebut-ke-pik-2-harus-pakai-paspor-ini-penjelasan-pemprov-dki/1

[SALAH] Video Pesepeda Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor
[SALAH] Video Pesepeda Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here