[SALAH] “Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni”

16

[SALAH] "Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni"

Judul suntingan / editan. Judul asli artikel yang dimuat di situs hops.id itu adalah “Wapres Maruf Amin: Negara berpenduduk mayoritas Islam susah majunya” yang merupakan pelintiran dari artikel yang berjudul “Wapres: Konservatisme buat negara berpenduduk Islam sulit berkembang” yang dimuat di antaranews.com.

Selengkapnya di bagain PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Dimanipulasi
=============================================

Iklan Layanan Masyarakat

Akun Tugi Aman (fb.com/tugi.aman) mengunggah sebuah gambar yang seolah tangkapan layar dari artikel berjudul “Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni” dengan narasi sebagai berikut:

“Ora urusan ora urunan ora due duit,, Sakarepmu” atau yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia:

“Tidak mau ikut campur tidak mau iuran tidak punya duit. Terserah kamu.”

Sumber : http://archive.md/sK0En (Arsip)

[SALAH] "Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni"

=============================================

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa ada artikel berjudul “Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni” adalah klaim yang salah.

Judul artikel tersebut adalah judul hasil suntingan atau manipulasi. Judul asli artikel yang dimuat di situs hops.id itu adalah “Wapres Maruf Amin: Negara berpenduduk mayoritas Islam susah majunya”

Artikel serupa dimuat di situs antaranews.com dengan judul “Wapres: Konservatisme buat negara berpenduduk Islam sulit berkembang”

Tim Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pernyataan Wapres Maruf Amin negara berpenduduk mayoritas islam susah maju, dengan mengunjungi situs antaranews.com yang menjadi sumber klaim.

Berikut isinya:
Jakarta (ANTARA) Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan sebagian besar negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam sulit berkembang dan mengalami ketertinggalan di bidang ekonomi karena masih konservatif dalam menerapkan ajaran agama di kehidupan sehari-hari.
“Cara berpikir konservatif menjadi salah satu penyebab mengapa negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim masih tergolong underdevelopment country dan mengalami ketertinggalan dalam ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya,” kata Wapres Ma’ruf Amin saat menyampaikan ceramah yang disiarkan TVRI dari kediaman Wapres di Jakarta, Minggu.
Ma’ruf Amin menilai cara berpikir tersebut semakin berkembang akhir-akhir ini, khususnya ketika muncul kelompok-kelompok masyarakat yang berpikir bahwa kemurnian Islam harus dibangun dengan cara tekstualis.
“Cara berpikir seperti itu memang sudah mulai berkembang akhir-akhir ini, ketika isu kemurnian Islam harus dibangun dengan kemudian kita mengalami kemunduran berpikir dan mengarah pada cara pikir yang sangat tekstual,” katanya.
Kelompok konservatif tersebut, lanjut Wapres, biasanya menolak adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena dianggap tidak sesuai dengan pemahaman mereka terhadap ajaran agama Islam secara tekstual. Padahal, kata dia, pemahaman secara tekstual dan konservatif itu tidak sesuai dengan salah satu sabda Nabi Muhammad SAW.
Cara berpikir konservatif tersebut juga menghambat upaya-upaya dalam mewujudkan peradaban Islam. Untuk membangun kembali peradaban Islam, kata Ma’ruf, pola pikir wasathi atau moderat harus ditanamkan dan dikembangkan di negara Islam dan negara berpenduduk mayoritas Muslim.
‘Cara berpikir konservatif seperti itu menghambat dan kontraproduktif terhadap upaya membangun kembali peradaban Islam. Oleh karena itu, cara berpikir wasathi dapat menjadi pijakan kuat untuk kita membangun kembali peradaban Islam yang kuat,” katanya.

Dalam artikel tersebut, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan, sebagian besar negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam sulit berkembang dan mengalami ketertinggalan di bidang ekonomi karena masih konservatif. Dalam artikel tersebut, tidak terdapat pernyataan Ma’ruf Amin negara berpenduduk mayoritas Islam susah majunya.

[SALAH] "Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni"
[SALAH] "Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni"
[SALAH] "Wapres Rakyat Yang Tidak Mau Bayar Iuran Kenaikan BPJS Dosanya 3 Turunan Tidak Diampuni"

REFERENSI
http://archive.md/pm8oq (Arsip)
https://www.antaranews.com/berita/1482777/wapres-konservatisme-buat-negara-berpenduduk-islam-sulit-berkembang
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4252163/cek-fakta-wapres-maruf-amin-sebut-negara-berpenduduk-mayoritas-islam-susah-majunya-ini-faktanya


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here