[SALAH] Warga MB Ketapang Kotawaringin Timur Sudah Diperbolehkan Shalat Jumat dan Tarawih di Masjid

16

[SALAH] Warga MB Ketapang Kotawaringin Timur Sudah Diperbolehkan Shalat Jumat dan Tarawih di Masjid

Warga
wilayah Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikejutkan
dengan beredarnya informasi perihal imbauan yang mencatut nama Majelis Ulama
Inonesia (MUI) setempat. Disebutkan bahwa warga sudah diperolehkan melaksanakan
ibadah shalat Jumat dan tarawih berjamaah di masjid. Namun informasi tersebut
diketahui tidak sesuai dengan fakta, setelah pihak terkait yakni Kemenag Kotim
melakukan klarifikasi.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
FALSE CONTEXT

===

SUMBER:
PESAN BERANTAI WHATSAPP

===

NARASI:

Assalamu’alaikum wr wb di sampaikan bahwa
Kecamatan MB Ketapang Sampit Kab. Kotim sdh bebas sholat Jumat dan Tarawih dan
jamaah fardhu di Masjid/Langgar/Mushalla krn sdh menjadi Zona Hijau (yang positif
kena virus Corona sdh tdk ada lagi, ttp tetap pakai masker dan jaga jarak).
Pesan ini dari Ketua MUI Kab Kotim (Drs H. Amrullah Hadi) dan Ketua Komisi
Fatwa MUI Kab Kotim (KH Zainuddin Imberan)

===

PENJELASAN:
Masyarakat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan munculnya
informasi yang beredar melalui pesan berantai Whatsapp, terkait dengan ajakan shalat
Jumat dan tarawih di masjid. Menurut narasi yang beredar, disebutkan bahwa saat
ini warga Kecamatan MB Ketapang sudah dapat melaksanakan ibadah shalat Jumat
dan tarawih di masjid.

Hal
tersebut berdasarkan dari status wilayah Kecamatan MB Ketapang yang sebelumnya
zona merah kini sudah pulih menjadi zona hijau. Agar lebih meyakinkan para
pembaca, pesan tersebut juga turut mencatut nama Ketua MUI Kotawaringin Timur
dan Ketua Komisi Fatwa MUI setempat.

Namun
belakangan informasi tersebut diketahui tidak benar adanya. Melansir dari tabengan.com,
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kotim menyatakan bahwa narasi dalam pesan
tersebut adalah palsu alias tidak sesuai dengan fakta. Samsudin menjelaskan
bahwa hingga saat ini masih belum ada kebijakan seperti halnya narasi dalam
pesan.

“Kami
belum memutuskan apapun terkait hal tersebut, rencananya baru hari ini kami
akan rapat di aula Kemenag bersama Pemda, Polres, TNI, NU, Muhammadiyah, Dinkes
dan pihak terkait lainnya,” pungkas Samsudin.

Lebih
lanjut Samsudin menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mencabut
keputusan perihal imbauan agar warga tetap melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.
Pasalnya untuk status zona hijau hanya berada di Kecamatan MB Ketapang,
sementara Kecamatan kota lain yakni Baamang statusnya masih merah.

“Kita
khawatir nanti warga Baamang justru ikut di MB Ketapang, artinya yang zona
merah masuk ke zona hijau. Untuk itu akan kami bahas bersama masalah ini,” jelas
Samsudin.

Narasi
terkait dengan sudah diperbolehkannya warga Kecamatan MB Ketapang melaksanakan
ibadah di masjid masuk ke dalam kategori false context. False context sendiri merupakan sebuah konten yang
disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat
pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat,
namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

===

REFERENSI:

https://www.tabengan.com/bacaberita/37039/37039/




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here