[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara

16

[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara

Hasil Periksa Fakta Indri Pramesti Widyaningrum (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Gunadarma)

WHO menyatakan virus Corona tidak
dapat ditularkan melalui udara. Virus Corona umumnya dapat ditularkan melalui
tetesan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin atau
berbicara.

Iklan Layanan Masyarakat

======

Kategori: Konten Yang Menyesatkan

======

Sumber: WhatsApp

[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara

=====

Narasi:

”Resmi dinyatakan oleh WHO bahwa
covid-19 tidak lagi hanya ditularkan lewat droplet atau titik air berisi vorus
dari batuk dan bersin, tetapi sekarang virus tersebut dari hasil penelitian
bisa bertahan di udara, melayang-layang sampai 8 jam sesudah keluar dari tubuh
penderita saat bersin atau batuk, tidak lagi butuh medium cairan untuk
bertahan.

Di ruangan tertutup, lebih lama lagi
dia bertahan dan lebih cepat medarat ditubuh orang yang belum kena karena udara
yang berputar disitu-situ saja.

Maka, Bapak dan Ibu tolong kita ikuti
protokol yang semakin ketat ini yaitu bahwa kalau kita keluar, biarpun tidak ke
kerumunan massa, WAJIB pakai masker untuk saling melindungi satu sama lain
karena menurut WHO ada satu golongan baru dalam proses penularan wabah ini
yaitu OTG (orang tanpa gejala): suhu tubuh normal, tidak batu tapi sudah
membawa virus karena daya tahan tubuhnya cukup kuat.

Siapa di antara kita yang sempat
berpergian ke wilayah zona merah atau wilayah yang sudah ada warganya positif
Covid-19, bisa jasi sudah menjadi OTG.

Maka kita lindungi orang lain dari
virus yang kita bawa itu.

Semoga tidak ada satupun dari kita
kena, sampai wabah ini tuntas diselesaikan, dengan mengikuti aturan atau
protocol yang mungkin akan semakin ketat.

Terima kasih,

Jubir Pemerintah:

Sesuai rekomendasi WHO, mulai hari
ini semua gunakan masker.”

=====

Penjelasan:

Beredar sebuah pesan melalui
WhatsApp, yang menjelaskan jika WHO mengeluarkan pernyataan baru mengenai virus
Corona yang dapat ditularkan melalui udara.

Setelah melakukan penelusuran,
informasi tersebut tidak benar. WHO belum pernah mengeluarkan pernyataan yang
menyebutkan jika virus Corona dapat ditularkan melalui udara. Selain itu WHO
juga sempat menuliskan dalam akun instagramnya, 
jika virus Corona hanya dapat ditularkan melalui tetesan yang dihasilkan
ketika orang yang terinfeksi virus Corona batuk dan bersin.

“virus Corona dapat menyebar dari
orang ke orang melalui droplet dari hidung atau mulut yang keluar saat orang
yang terjangkit virus Corona batuk atau napas (bersin). Droplet ini kemudian
jatuh ke benda-benda dan permukaan di sekitarnya. Orang yang menyentuh benda
atau permukaan tersebut lalu menyentuh mata, hidung, atau mulutnya dapat
terjangkit virus Corona. Penularan virus Corona juga dapat terjadi jika orang
menghirup droplet yang keluar dari batuk atau napas (bersin) orang yang terjangkit
virus Corona. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak lebih dari 1
meter dari orang yang sakit. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang
cara penyebaran virus Corona dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru,”
dikutip dari Tempo.co.

Selain itu pada artikel pendukung
yang berasal dari Kompas.com tersebut tidak ditemukan keterangan dari juru
bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, bahwa WHO
menyatakan jika penularan virus Corona tidak lagi hanya melalui droplet tapi
juga udara.

Dalam artikel tersebut Achmad
Yurianto, hanya meminta seluruh masyarakat untuk menggunakan masker per Minggu
(5/4/2020) hari ini. Sesuai dengan rekomendasi dari WHO dalam mencegar
penyebaran virus Corona.

WHO tidak pernah mengeluarkan pernyataan
yang menyebutkan jika virus Corona bisa bertahan dan melayang-layang di udara
selama 8 jam atau pun bertahan lebih lama di ruangan tertutup serta lebih cepat
mendarat di tubuh seseorang yang belum terkena virus Corona karena udara
berputar di situ-situ saja.

Hingga artikel ini diterbitkan, dalam
situs resminya WHO menyebut bahwa virus Corona umumnya hanya menular melalui
kontak dengan droplet dari saluran pernapasan orang yang terinfeksi, bukan
melalui udara.

Berdasarkan penjelasan mengenai
penrnyataan WHO di atas, maka artikel tersebut masuk ke dalam Konten Yang
Menyesatkan.

======

Referensi:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/752/fakta-atau-hoaks-benarkah-who-sebut-penularan-corona-tak-lagi-hanya-lewat-droplet-tapi-juga-udara

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200330080609-185-488118/hoaks-covid-19-who-tegaskan-corona-tak-menular-lewat-udara

https://nasional.kompas.com/read/2020/04/05/16562611/jubir-pemerintah-sesuai-rekomendasi-who-mulai-hari-ini-semua-gunakan-masker

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4222382/cek-fakta-tidak-ada-bukti-corona-covid-19-menular-lewat-udara

https://www.liputan6.com/global/read/4214488/who-tegaskan-corona-covid-19-tak-menular-lewat-udara-ini-penjelasannya

[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara
[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara
[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara
[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara
[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara
[SALAH] WHO Sebut Penularan Corona Tak Lagi Hanya Lewat Droplet Tapi Juga Udara

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here