Ulama Maroko Kunjungi Ponpes Qotrun Nada Depok

103

Pondok Pesantren Qotrunnada Cipayung, Kota Depok lagi-lagi mendapat kunjungan kehormatan Ulama Timur Tengah, kali ini seorang Ulama asal Maroko, Habib Muhammad Amin Al Idris Al Hasani datang ke pesantren untuk bersilaturahim langsung dengan Pendiri Pesantren, para Asatidz dan ustadzah serta santri putra dan putri.

Salah satu author lembaga Ta’lif wa Nasyr LTN NU Jawa Barat turut hadir demi meraih keberkahan dari Dzuriyat Ahlulbait Rasul saw, siang Ahad (25/11) nampak para santri putra dan putri duduk bersimpuh dengan begitu rapihnya di lapangan Pondok Pesantren yang sangat luas dan nampak megah.

Pimpinan Pesantren Qotrunnada, Drs. KH. Burhanuddin Marzuki nampak sangat bergembira dan menyambut tamunya dengan begitu hangat dan penuh senyuman, ” Atas izin Allah Swt kita mendapat kesempatan berjumpa dengan Dzuriyat Ahlulbait Rasul Saw, pintu pesantren kita terbuka bagi para Dzuriyat.” Ucap Kiai Burhan disampaikan dengan Bahasa Arab Fushahnya.

Kiai pada kesempatan tersebut menekankan kepada para santrinya agar menuntut ilmu dengan giat, serius dan teliti. Beliau menyarankan untuk menggali ilmu kepada Alim Ulama yang nasabnya jelas demi meraih keselamatan, ” Mencari ilmu itu tidak sebatas mengandalkan otak, tapi harus mencari ilmu dari yang nasab keilmuan dan sanad keturunannya jelas, seperti kepada para Dzuriyat Ahlulbait Rasul Saw. Mau sukses, ya ilmunya harus punya sanad sampai ke Rasul Saw dan menjalin ikatan emosional dengan mereka, juga kuatkan ikatan dan ketakwaan pada Allah Swt.” Tegas Kiai Burhan yang memiliki Ribuan Santri.

Sedangkan Habib Muhammad dalam ceramah yang diterjemahkan langsung oleh KH. Mahfudz, Lc menyatakan pentingnya kita sebagai pengikut Rasul Saw untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Allah swt, ” Kita sebagai hamba harus terus mendekatkan diri kepada Allah Swt, Dia telah menganugerahkan kepada kita Rasul dimana kita diwajibkan untuk mencintainya demi menyempurnakan cinta Kita kepada Khaliq. Kita melakukan amal ibadah tanpa kecintaan maka tiada artinya.” kata Habib.

Habib Muhammad juga menjelaskan pentingnya menggelorakan rasa cinta, diantara cinta terpenting adalah mencintai Nabi Muhammad Saw, ” Kecintaan kepada Rasul Saw meningkatkan kemuliaan dan meninggikan drajat kedudukan serta mewariskan Surga yang dirindukan. Karena kecintaan kepada Rasul menyingkirkan segala kemaksiatan, keburukan dan kehinaan.” Lugas Habib.

Diakhir acara Kiai Burhan menunjukan beberapa santrinya yang dari merupakan putra-putri Habaib, Habib Muhammad begitu kagum dan menyatakan siap saja yang mengurusi Dzuriyat Ahlulbait Rasul maka Allah SWT senantiasa memberikan kecukupan dan keluasan Rizqi baginya. Lalu Habib dengan ketawadhuannya meminta doa dari 3 santri Syarifah yang hadir di hadapannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here