Memaknai Langkah Cerdas Cak Imin “NYAWAPRES”

80

Memaknai Langkah Cerdas Cak Imin "NYAWAPRES"Fenomena langkah Cak Imin akhir-akhir ini mengisi hampir semua ruang media massa dan dinding media sosial lewat berbagai gerakan-gerakannya. Khususnya tentang Cak Imin For Cawapres. Awalnya bagi saya terkesan lucu dan cukup memancing komentar menggelikan dari beberapa kawan, khususnya yang sama-sama pecinta Gus Dur dalam menanggapi akrobat Cak Imin. Akan tetapi, semakin ke sini, saya dibuat terpukau dengan program Sudurisme.

Terus terang akhirnya salut kepada Cak Imin dengan cara konsolidasi yang “tidak umum.”

Mengamati langkah-langkahnya mengonsolidir PKB dan membuat PKB menjadi kekuatan cerdas saat saudaranya (PPP) sedang disibukkan berbagai hal. Cak Imin menghadang fenomena Jokowi dan Prabowo yang mengisi ruang perdebatan di bangsa ini. Jadi, obrolan warung kopi para kiai, santri, dan Nahdliyin itu ada obrolan alternatif selain ikut arus besar Jokowi dan Prabowo.

Iklan Layanan Masyarakat

Semula Abangan, Jadi Hijauan

Lihatlah Cak Imin begitu lihai menari, Dia sadar bahayanya menyerahkan kantong-kantong suara basis hijau / santri jika terus-terusan digarap serius oleh PDI, Gerindra dll. Saya tinggal di tengah masyarakat yg semula basis abangan, tetapi lambat laun dengan perjuangan panjang akhirnya kawasan tempat saya tinggal menjadi basis santri / hijau. Jujur saya cukup khawatir dengan gerakan teman-teman yang berjuang habis-habisan mendukung Jokowi atau pun Prabowo, sehingga terlupa untuk memunculkan pemimpin dari kaum santri dan basis hijau yang terus digerus oleh kekuatan merah PDIP.

Tiba-tiba muncul, jargon “Cak Imin Panglima Santri”, kemudian Cak Imin Wapres, terbaru “Sudurisme”. Ini serangan balik luar biasa kepada basis merah (Fenomena Dukungan Serikat Petani Pasundan) dan garis pertahanan riil massa hijau konsolidasi pesantren-pesantren.

Hal ini membuat saya yakin PKB akan punya suara cukup signifikan pada Pemilu Legislatif ke depan. dibandingkan dgn partai-partai yg terjebak arus besar Jokowi-Prabowo. Smoga bisa jadi teman ngopi pagi.

(Wahyul Afif Al -Ghafiqi /Mako kader NU Kota Bandung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here