Fatayat NU Bandung Gelar Ziarah Wisata Religi ke Makam Karomah Mahmud

Bandung, Myrna Nur Sakinah – Pengurus Cabang ( PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Bandung sukses menggelar kegiatan wisata religi ziarah ke Makam Karomah Mahmud pada Minggu (20/10/ 2024). Kegiatan ziarah juga diikuti oleh seluruh Pengurus Anak Cabang ( PAC) Fatayat NU Kota Bandung ini bertujuan untuk mengenang jasa para ulama, khususnya Syeikh Mahmud Abdul Manaf, dan mempererat tali silaturahmi antar anggota.
Rombongan Fatayat NU berangkat dari kantor PCNU Kota Bandung yang terletak di Jl. Sancang No.8, Burangrang, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat
dengan konvoi secara safety mengendarai motor dan kendaraan pribadi. Anggota rombongan ziarah menunjukkan sikap saling melindungi dan berkhidmat terhadap sesama rombongan di sepanjang jalan
Sesampainya di lokasi ziarah tepatnya di Jl. Mahmud, RT.02/RW.04, Mekar Rahayu, Kec. Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat rombongan Fatayat NU disambut hangat oleh pengurus makam. ketua RW beserta perwakilan kasepuhan Makam Mahmud, KH. Adam.
Kyai Adam menyampaikan tentang jejak rekam sejarah kepioniran Syeikh Mahmud Abdul Manaf, ” Syekh Mahmud Abdul Manaf mengembangkan peradaban Islam di Kampung Mahmud dengan keimanan dan ketakwaan sebagaimana dilakukan oleh para Waliyullah. Tak heran barokah dan karomahnya dapat kita rasakan hingga saat ini.” Ucapnya. Beliau juga menegaskan bahwa para keberadaan para Wali pada hakikatnya menjadi pelindung untuk umat generasi selanjutnya.
Sementara Ketua PC Fatayat NU Bandung, Dr. Neli Purnamasari menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini diharapkan dapat menambah wawasan keagamaan. ” Ziarah seperti ini selain menambah wawasan keagamaan kita terkait para tokoh dan Wali yang berjuang, berkhidmat penuh keikhlasan juga dapat memperkuat keimanan seluruh anggota Fatayat NU.” Paparnya.
Patut diketahui Syeikh Mahmud Abdul Manaf, yang hidup sekitar abad ke-17, merupakan tokoh penting dalam penyebaran agama Islam di Kampung Mahmud Kabupaten Bandung. Makam beliau dianggap keramat dan menjadi tujuan ziarah bagi banyak umat muslim.
Ziarah ke makam para ulama dianggap sebagai bentuk penghormatan dan teladan bagi umat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan kematian dan pentingnya mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.
Kontributor Myrna Nur Sakinah
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



