MENCINTAI NAHDLATUL ULAMA (NU) TANPA SYARAT

H. Dien At-Tasiki
Kalimat ini menyiratkan cinta yang tulus dan konsisten kepada NU. Cinta ini tidak tergantung pada situasi atau kondisi organisasi.
Sikap yang mencerminkan nilai spiritual para ulama pesantren yang meletakkan kecintaan pada ilmu, kebenaran, dan perjuangan Islam Ahlussunnah wal Jamaah di atas segalanya.
Makna terdalam dari pernyataan ini adalah wujud dari cinta yang tak tergoyahkan, komitmen total, menjadi penjaga nilai dan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah meskipun dalam kesendirian.
Mahabbah terhadap Nahdlatul Ulama menjadi cermin dedikasi seorang ulama sejati yang tidak menanti ramai, tetapi menjadi pelopor meskipun sunyi.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



