The news is by your side.

Pondok Pesantren Citangkolo Gelar Kegiatan Akhirussanah

Pondok Pesantren Citangkolo Gelar Kegiatan Akhirussanah | NU Online LTN Nahdlatul Ulama Jawa BaratPondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar menggelar kegiatan Haflah Akhirussanah pada hari Sabtu (18 Maret 2023 M / 26 Sya’ban 1444 H), yang bertempat di gedung aula MUNAS & KONBES NU komplek Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar, yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Alazhar Citangkolo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengasuh pondok pesantren , para wali santri, dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Citangkolo. Selain itu kegiatan ini juga turut mengundang KH. Muhammad Thoha ‘alawy Al-Hafidz (Pengasuh Pondok Pesantren Ath-Thahiriyyah Purwokerto Jawa Tengah)

KH. Munawir Abdurrohim, MA, selaku pimpinan Yayasan Pondok Pesantren, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa ada 3 (tiga) kunci utama kesuksesan santri.


Follow Channel LTNNU Jabar di Whatsapp untuk mendapatkan update artikel terbaru. Klik Link ini >> Channel LTNNU Jabar


 

“Santri itu jika ingin hidupnya ingin sukses ia harus istiqomah. Kunci sukses santri ada 3 (tiga), Pertama, rajin sholat berjama’ah, kedua, rajin nderes Al-Qur’an, ketiga, rajin ngaji dan sekolah. Kalau tiga hal ini dijalani, yakin di hidupnya oleh Allah pasti dijamin akan jadi orang yang sukses”. Tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa seorang santri harus senantiasa menghormati gurunya.

“Dimanapun ia belajar hendaknya santri itu atau bahkan wajib menghormati gurunya, siapapun yang menghormati gurunya maka hidupnya akan mendapatkan keberkahan. Selain itu santri juga harus mampu mengamalkan ilmunya sehingga menjadi orang yang bermanfaat di masyarakat “, jelasnya.

Sementara itu, Ust. Nur Hidayat selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh para santri dari berbagai tingkatan.

“Ada sejumlah santri putra-putri yang tampil sebagai khatimin dan khatimat dalam kegiatan ini yang terdiri dari tingkat Wustha sebanyak 690 santri dan tingkat Ulya sebanyak 36 santri, Ungkapnya.

Gus Syafiq, sapaan akbrabnya, juga menambahkan bahwa ada beberapa macam Kutubus Salafiyah yang dilantunkan oleh santri putra dan putri dalam kegiatan ini. “Terdapat beberapa kitab yang dilantunkan sebagai nadzoman dalam kegiatan Akhirussanah ini, di tingkatan Wustha ada kitab Alaa-laa untuk kelas persiapan, Nahwu Jawan untuk kelas 1, Al-Jurumiyah untuk kelas 2, dan Al-‘Imrity untuk kelas 3, sedangkan di tingkat Ulya kelas 3 yakni kitab Alfiyah Ibnu Malik”, jelasnya.

Sebagai informasi, bahwa dalam metode pendidikan Islam sebagaimana yang dilaksanakan banyak di pondok pesantren, Haflah Akhirussanah merupakan prosesi akhir pendidikan santri, baik itu kenaikan kelas atau wisuda bagi santri yang telah menyelesaikan seluruh jenjang pendidikan.

Kegiatan Haflah Akhirusanah di Pondok Pesantren Citangkolo ini tidak hanya dilaksanakan dengan khotmil Kutubus Salafiyah oleh para santri. Setelah selesai khotmil Kutubus Salafiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil bersama dalam rangka Haul Thariqah Syathariyah yang dipimpin oleh KH. Munawir Abdurrohim, MA dan diakhiri dengan mauidzoh hasanah yang dipimpin KH. Mohammad Thoha ‘Alawy Al-Hafidz (Pengasuh Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah Purwokerto Jawa Tengah).

Leave A Reply

Your email address will not be published.