Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari Sesalkan Adanya Penghina Nabi Muhammad

32

Di antara pesan yang ditulis oleh KH Hasyim Asy’ari kepada para ulama pesantren di Jawa dan Madura tentang pentingnya persatuan ialah: “Perkokoh persatuan kita, karena orang lain juga memperkokoh persatuan mereka. Kadang-kadang suatu kebatilan mencapai kemenangan disebabkan mereka bersatu dan terorganisasi. Sebaliknya, kadang-kadang yang benar menjadi lemah dan terkalahkan lantaran bercerai-berai dan bersengketa.” (KH Saifuddin Zuhri, Guruku Orang-orang dari Pesantren, LKiS, 2001).

Selain terus berupaya memperkokoh jam’iyah dan jamaah NU, Kiai Hasyim Asy’ari juga selalu mendorong persatuan umat Islam yang kala itu telah terwadahi di berbagai ormas Islam. Sebab, sengketa dan perselisihan dipastikan terjadi. Jangankan perbedaan pendapat di antara berbagai macam ormas Islam, dalam wadah satu organisasi pun tidak jarang perbedaan pendapat muncul dan berkembang. Dalam kondisi berselisih, penjajah mudah dalam mempengaruhi masyarakat.

Hal ini dipandang sebagai kerugian besar secara sosial dan moral karena justru akan menjadikan eksistensi penjajah semakin kuat. Dari pintu ke pintu dan dari utusan ke utusan, Kiai Hasyim Asy’ari tidak pernah lelah menggelorakan persatuan bangsa dan persatuan umat Islam. Penulis: Fathoni Ahmad Editor: Abdullah Alawi

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/113645/hadratussyekh-kh-hasyim-asy-ari-sesalkan-adanya-penghina-nabi-muhammad
Konten adalah milik dan hak cipta www.nu.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here