Kaderisasi sebagai jantung dari sebuah organisasi yang akan melahirkan calon para pemimpin negeri

14

IMG-20201227-WA0034.jpgIndramayu – Pimpinan Anak Cabag GP Ansor Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu menggelar PKD VI,
Kegiatan dilaksanakan tanggal 26-27/12/2020

bertempat di Pondok Pesantren/SMP Nurul Anshor Desa Kapringan Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu
Pd
Imam Bukhori Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Krangkeng “kaderisasi bertujuan menjaring kader yang mempunyai wawasan kebangsaan yang cinta tanah air, sebagai bagian konsistensi GP Ansor dalam mengawal perjalanan bangsa, serta dari sinilah pemuda nahdliyin tertantang untuk meng-counter_ suatu gerakan-gerakan yang mengatasnamakan agama tapi justru melemahkan nilai-nilai Islam sebagai agama yang merangkul perbedaan”

KH. Badruddin Yuha Rois Syuriah MWC NU Krangkeng yang menyatakan, pemuda NU harus tanggap keadaan, jangan sampai lingkungan kita yang biasa menjalankan tradisi NU nanti diisi dengan pengajian yang penuh hasudan, mengkafirkan, membid’ahkan bahkan melawan pemerintahan itu masuk dalam lingkungan kita.

Iklan Layanan Masyarakat

Sementara itu, Amin Hidayat Mantan Ketua PAC GP Ansor Krangkeng yang juga Wakil Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Indramayu ditempat terpisah sa’at dihubungi lewat tlp. “PKD jenjang pertama kaderisasi bagi anggota baru, kaderisasi sebagai jantung dari sebuah organisasi yang akan melahirkan calon para pemimpin negeri, kaderisasi GP Ansor sebagai ikhtiyar merawat dan mencintai Indonesia”

Acara dihadiri oleh Muspika kecamatan Krangkeng, Pengurus PC GP Ansor, Camat Ali Alimudin, Rois Syuriah MWC NU Krangkeng KH. Badruddin Yuha, banom NU seperti Fatayat, IPNU – IPPNU, tokoh agama, dan pimpinan majlis Sulthoniyah Krangkeng, serta tokoh masyarakat setempat

PKD VI GP Ansor bertujuan proses penerimaan angggota baru, bukan hanya diisi dari kecamatan krangkeng semata, melainkan dari berbagai kecamatan lainnya juga hadir dengan mendaftarkan diri.

Pelatihan kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Ke 6 menjadi salah satu ikhtiyar mengikat warga khususnya pemuda Nahdliyin untuk berkomitmen dalam menjaga NU, dan mengawal perjalanan bangsa yang saat ini terus diracuni sentimentil kelompok radikal yang mengatasnamakan agama.

Penulis
Mas Bram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here