Ketua LTN PBNU : LTN NU Dibutuhkan Semua Bidang
Muhammad Salim – Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTN PBNU) KH Ishaq Zubaedi Raqib sampaikan peran LTN PBNU dibutuhkan di semua bidang.
Pernyataannya tersebut disampaikan saat memberi sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II LTN NU Jawa Barat dengan tema “Meneguhkan komitmen Khidmat Keumatan dengan Literasi Dakwah Digital Abad ke-2 NU”.
Kegiatan Rakorwil II tersebut juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di aula STAI Darul Falah Jln. Raya Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. Sabtu (8/7/2023).
Kyai Ishak, sapaan akrabnya, mengawali sambutannya dengan dengan mengupas sejarah pembentukan LTN NU. “Awalnya, LTN NU bersifat “Lajnah” atau lembaga ad hock yang dibentuk jika sedang dibutuhkan, sehingga jika kebutuhan tersebut telah selesai, maka akan dibubarkan kembali.” ujarnya.
Namun, pada Muktamar NU ke 33, tiga lajnah yang awalnya bersifat ad hock, berubah status menjadi lembaga resmi sejajar dengan 15 lembaga lainnya di NU. Adapun lembaga tersebut yaitu LTN, Lembaga Falakiyah (LF), dan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) sebagaimana tertuang dalam Anggaran Rumah Tangga pasal 17 ayat 6.
Selain itu, LTN NU secara hirarki organisasi tidak ada dalam satu garis komando karena LTN dibentuk oleh Pengurus NU di tiap tingkatan, sehingga pengurus LTN PBNU tidak punya kewenangan garis instruksi, namun ada dalam garis koordinasi.
Walau demikian, Ketua LTN PBNU Sampaikan bahwa LTN merupakan satu-satunya lembaga yang dibutuhkan oleh semua lembaga lain, termasuk NU, karena semua lembaga butuh fungsi publikasi yang ada di LTN.
“LTN merupakan satu-satunya lembaga yang di bisa masuk ke semua lembaga, karena tidak ada lembaga yang tidak membutuhkan fungsi publikasi.” tegas Gus Ishaq.
Ia pun menyampaikan bahwa kehadirannya saat itu merupakan undangan pertama rapat LTN tingkat wilayah sejak dirinya menjabat menjadi ketua LTN PBNU.
Hadir dalam kesempatan tersebut ketua Tanfidziah PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, Ketua LTN PBNU KH Ishaq Zubaedi Raqib, Pemimpin Redaksi NU Online Ivan Aulia Ahsan, Sesepuh Pondok Pesantren Darul Falah KH Yusuf Abdul Qadir, Ketua LTN PWNU Jabar Zainuddin, Ketua dan perwakilan LTN NU se-Jawa Barat, IPNU-IPPNU Kabupaten Bandung Barat, dan ratusan tamu lainnya.
Pewarta: Muhammad Salim
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



