The news is by your side.

Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Kabupaten Bandung dari Pelatihan Jurnalistik Sampai Permintaan Pelatihan

Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Kabupaten Bandung dari Pelatihan Jurnalistik Sampai Permintaan Pelatihan | NU Online LTN Nahdlatul Ulama Jawa Barat

Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Kabupaten Bandung pada hari Sabtu tanggal 1 Juli 2023, mengadakan pelatihan Jurnalistik Angkatan kedua yang mendatangkan peserta baik dari kalangan Nahdliyin, pelajar, dan mahasiswa.

Sebanyak kurang lebih 35 peserta, pembekalan ilmu jurnalistik dan kepenulisan ini berjalan dengan penuh semangat, seperti yang dinyatakan oleh para peserta yang sangat antusias dalam mengikuti pelatihan bertersimoni dengan menyatakan bahwa,” pentingnya ilmu jurnalistik dan kepenulisan ini perlu di miliki oleh baik pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, dalam banyak tingkatan usia, apa itu remaja, dewasa, ataupun mereka yang sudah tua, namun memiliki antusias di bidang penulisan.” Tutur peserta terjauh yang datang dari kota Cirebon ini.

Sedangkan dari salah seorang peserta atas nama Husni, seorang aktivis pengurus RMI, (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) yang merupakan salah satu badan lembaga yang membidangi Kepesantrenan, dan ia juga beraktivitas sebagai jurnalis dari salah satu media di kota Bandung, sangat mengapresiasi pelatihan jurnalistik ini, yang baginya bisa menambah ilmu, relasi, dan kesempatan untuk berinteraksi lebih luas.

Pelatihan jurnalistik yang di adakan oleh LTNNU kabupaten Bandung, telah memasuki angkatan ke dua, dimana sebelumnya telah di mulai angkatan pertama pelatihannya di tanggal 17/06/2023, dan di lanjutkan pada hari Sabtu ini tanggal 01/07/2023. Berselang 13 hari, kurang dari dua Minggu LTNNU Kabupaten Bandung telah melaksanakan kegiatan pelatihan jurnalistik keduanya.

Dalam kata sambutannya, ketua LTNNU Kabupaten Bandung, Bambang Melga Suprayogi menyampai pesan, “bahwa bisa menulis itu, mampu memunculkan keajaiban, dan kita harus yakin bahwa kita para penulis, adalah manusia pilihan, yang akan memunculkan banyak keajaiban, dan sebagai kader NU, hendaknya kegiatan menulis itu bisa dimiliki, karena ini adalah pewarisan dari Iqro yang di paksakan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga dari sana ada pewarisan keilmuan, pewarisan intelektualan, dan pewarisan berpikir kritis, dan juga bisa meraih keajaiban dari kemampuan bisa menulis ini” ujur Bambang berpesan dalam sambutannya.

“Yaa…seorang penulis atau jurnalis, adalah mereka yang bisa membaca gelagat fenomena zaman, baik fenomena sosial, budaya, dan agama, karena ia menggunakan akalnya untuk terus berpikir, hingga dengan demikian, itu selaras dengan anjuran firman ALLAH, agar manusia memanfaatkan akal pikirannya, hingga bisa menemukan makna, dan solusi bagi keadaan yang dihadapinya”

“Nilai dari kepenulisan adalah kebermanfaatan diri, dan inilah jenis manusia terbaik, yang menurut Nabi, manusia yang paling baik itu, adalah manusia yang mampu memberi nilai kebermanfaatan dirinya kepada orang lain,” pungkas Ketua LTNNU ini dalam sambutannya.

Wakil ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bandung K.H. Agus Asqolany, menyampaikan pesannya, bahwa,” menulis itu adalah pewarisan aktivitas dari kaum muslimin, khususnya para cendikiawan muslim, penulis kitab. Dan semangat itu harus terus di hidupkan, karena masih relevan dan dibutuhkan oleh umat, hasil dari karya tulis yang bermanfaat.”

Para narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan jurnalistik dan penulisan ini adalah dua orang yang kompeten di bidangnya, Aep S Abdullah, ia salah seorang pemateri sesi Jurnalistik.

Sosok Aep S Abdullah ini adalah jurnalis yang sarat pengalaman, dan telah malang melintang puluhan tahun di dunia kewartawanan, yang akhirnya ia memiliki media sendiri, Visi.News, yang telah terverifikasi di kabupaten Bandung ini, dan bersama LTNNU ia berkhidmat di sana membesarkan nama NU.

Adapun pemateri kedua adalah Drajat, ia merupakan seorang pendidik, assesor Nasional bidang kepenulisan fiksi dan Non fiksi, yang telah berhasil menulis 78 judul buku, dan juga berkhidmah di kepengurusan LTN NU sebagai wakil ketua LTNNU Kabupaten Bandung.

“Insyaallah untuk pelatihan jurnalistik angkatan ketiga, LTNNU kabupaten Bandung, akan dimulai lagi, tiga Minggu kedepan, dan silahkan untuk bersiap mendaftarkan dirinya.” Ujur ketua LTNNU Bambang Melga Suprayogi.

Dalam sesi pembicaraan terkait LTNNU dan kiprahnya setelah melaksanakan pelatihan jurnalistik ini, beberapa tawaran untuk bisa memberikan pelatihan di institusi sekolah, pesantren, sampai perguruan tinggi sudah banyak berdatangan.

Diantaranya LTNNU kabupaten Bandung akan melakukan pelatihan jurnalistik di Pesantren Darul Ma’arif di daerah Cigondewah, seperti yang di sampaikan Katib PCNU kabupaten Bandung, KH Ali Yusuf Tantowi, yang siap memfasilitasi kegiatan ini, seperti katanya,”Mulai tahun ajaran baru 17 Juli bisa saya masukan diagenda awal tahun.” Ujurnya menegaskan.

Kemudian agenda pelatihan jurnalistik dan penulisanpun akan di adakan untuk Pesantren Baitul Arqom lembur awi, sesuai dengan keinginan KH. Ibnu Athoillah Yusuf Al Hafidz, atau cep Aat, yang langsung meminta pada ketua LTNNU untuk memberikan pelatihan jurnalistik baik kepada santri Baitul Arqom, maupun untuk Mahasiswa STAI Baitul Arqom Al Islami.

Pewarta Bambang Melga Suprayogi
Ketua LTN NU kab Bandung

Leave A Reply

Your email address will not be published.