Muspimcab PMII Kabupaten Bandung Tekankan Arah Kaderisasi dan Relevansi Organisasi di Era Digital

Bandung, Neng Resha Restiana – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) di di MTS At-Turmudzi Cibodas, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat-Sabtu (28-29/10/2025).
Kegiatan yang dihadiri Bupati Kabupaten Bandung, Ketua IKA PMII Kabupaten Bandung Tarya Witarsa, Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung KH Imron Rosyadi, dan perwakilan KNPI tersebut, menegaskan posisi strategis PMII dalam peta pergerakan mahasiswa dan keagamaan lokal.
Acara pembukaan yang berlangsung pukul 14.00 WIB ini resmi dibuka Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna, menandai dimulainya forum penting yang dihadiri oleh delegasi dari seluruh komisariat dan rayon di Kabupaten Bandung.
Merumuskan Jati Diri Kader Intelektual
Muspimcab kali ini tidak hanya menjadi formalitas organisasi, melainkan ruang vital untuk merumuskan ulang strategi pergerakan dan kaderisasi.
Mantan Ketua Komisariat STAI Baitul Arqom, Muhammad Irfan, mengonfirmasi bahwa fokus utama pembahasan di forum tersebut berpusat pada dua isu mendasar: keorganisasian Kopri (Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan mekanisme kaderisasi.
Dini Shintya, Ketua Kopri Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan salah satu peserta, menyampaikan harapan besar agar Muspimcab mampu menghasilkan keputusan yang melampaui rutinitas.
“Kami berharap Muspimcab ini menghasilkan keputusan yang mendasar dan berorientasi masa depan. Forum ini harus menjadi ruang merumuskan arah gerak PMII yang relevan dengan tantangan zaman, baik isu digital, sosial-politik, maupun problem intelektual mahasiswa,” tegas Dini.
Menurutnya, forum ini adalah kunci untuk “melahirkan gagasan yang mempertegas jati diri PMII sebagai organisasi kader intelektual” di tengah kompleksitas tantangan kontemporer.
Partisipasi Aktif
Dini Shintya juga menggambarkan suasana pembukaan berjalan hangat dan tertib dan antusiasme tinggi dari para delegasi.
“Pembukaannya lancar dan ramai. Tokoh-tokoh seperti Bupati, Ketua IKA, Ketua KNPI, dan Sekretaris PCNU hadir langsung saat pembukaan kemarin,” jelasnya.
Partisipasi aktif dari para delegasi dalam forum menunjukkan keseriusan PMII Kabupaten Bandung untuk melakukan evaluasi mendalam dan penyesuaian struktural guna memastikan relevansi organisasi dalam mendampingi dan mencetak kader-kader unggul di masa mendatang.
Pewarta: Neng Resha Restiana
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



