Pagar Nusa Kutuk Aksi Penyerangan terhadap Polisi di Sumut
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak SIlat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa M. Nabil Haroen menagatakan, aksi teroris mengandaikan kericuhan atau tidak stabilnya tatanan sosial. Oleh karena itu, Pagar Nusa mengutuk keras aksi penyerangan pos polisi di Sumatra Utara, Ahad (25/6).
Sebagaimana diketahui, penyerangan dilakukan dua orang terhadap aparat kepolisian di Pos Polisi Sumatra Utara, mengakibatkan seorang polisi meninggal. Sementara, satu penyerang tewas ditembak dan seorang lainnya dilumpuhkan dengan tembakan.
“Selama ini, polisi telah bekerja keras dalam menjaga perdamaian dengan mengajak masyarakat sebagai mitra. Polri telah bertransformasi, menjadi institusi yang setia menjaga NKRI,” terang Nabil melalui siaran pers.
Nabil menilai, para pelaku teror ingin menyerang simbol-simbol pertahanan negara. “Ini jelas tindakan penyerangan yang berusaha menggempur psikologi aparat keamanan, juga memberi tekanan untuk melumpuhkan pilar keamanan negara. Ini berbahaya, jika polisi terus menerus menjadi sasaran penyerangan,” ungkap Nabil.
Penyerangan terhadap aparat kepolisian di Pos Sumatra Utara, hanya berselang sekitar sebulan dari bom bunuh diri di Kampung Melayu. Bom Kampung Melayu juga menyerang aparat kepolisian, dan mengakibatkan anggota polisi meninggal serta beberapa luka-luka.
Pagar Nusa, ungkap Nabil Haroen, siap bergerak untuk melawan aksi penyerang atau pelaku teror. “Pagar Nusa sudah mengkomando pasukan agar siaga. Jika dibutuhkan, dalam waktu cepat kami akan melakukan gerakan untuk menjaga keamanan,” terang Nabil.
Nabil mengaku Pagar Nusa telah melakukan komunikasi intensif dengan Kapolri, petinggi TNI, serta pejabat teras dari lingkungan Kementerian Pertahanan. “Polri dan segenap aparat keamanan Indonesia, didukung warga untuk mengamankan negara. Ini tugas kita bersama, membantu kepolisian dan aparat keamanan Negara Indonesia untuk menjaga negeri ini agar tetap damai,” jelas Nabil.
Pagar Nusa, lanjut Nabil, telah menyiagakan tiga juga pendekar yang siap bergerak dengan komando khusus. Jaringan kader dan pendekar Pagar Nusa ini, tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia. (Red: Abdullah Alawi)
Sumber : NU Online
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.




