20.9 C
Bandung
Friday, May 27, 2022

Sebuah perkumpulan yang tak memiliki media, sama dengan perkumpulan buta tuli - KH Abdul Wahab Chasbullah

Must read

PC Muslimat NU Kota Bogor Hidupkan Tradisi Menjelang Ramadhan

Abdul Mun’im Hasan – Tradisi yang dilakukan oleh kaum Muslimin saat menjelang Ramadhan tepatnya di bulan Sya’ban menjadi amaliyah untuk menyambut bulan penuh Rahmat, Magfirah dan meraih Ridho Allah SWT.

Dengan beberapa amaliyah yaitu Nyadran/Ruwahan (Ziarah Kubur), Cucurak (Makan bersama), Papajaran (Tadabur alama dan makan-makan).

Hj Dini Mirandini selaku Ketua PC Muslimat NU Kota Bogor mengadakan acara Ruwahan untuk Pengurus Muslimat NU hal ini untuk menjaga tradisi masyarakat Nahdliyin di tataran Sunda. Program dilakukan menjelang Ramadhan dengan beberapa kegiatan yaitu Nyadran/Ruwahan ke beberapa Makam para Wali yang menyebarkan ajaran Islam di Bogor (24/03).

Menziarahi Makam Ibu Hj. Umi Kultsum (pendiri Muslimat NU Kota Bogor), Masjid Mustofa merupakan Masjid tertua d kota Bogor, Makam di Bakom, Makam keramat Empang, Makam Mama Abdullah bin Nuh dan Makam Mama Falak Pagentongan.

“Ziarah ini merupakan agenda tahunan PC Muslimat NU Kota Bogor. Harapan dari kegiatan ini adalah menjalin Silatur Ruh Serta ngalab keberkahan dari shohibul Makam sebagai hamba sholih kekasih Allah SWT. dengan napak tilas ini mendapatkan spirit untuk kita berkhidmat di Nahdlatul Ulama menyebarkan Islam Aswaja yang Rahmatan Lil Alamin di Kota Bogor,” Tutur Alumni Al-Masturiyah Tipar Sukabumi.

Dari Abu Hurairah Ra. Rasulullah Saw bersabda bahwa
فَزُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْمَوْتَ

Berziarah-kuburlah, karena ia dapat mengingatkan engkau akan kematian (HR. Muslim no.108, 2/671).

“Ibu-ibu Muslimat NU Kota Bogor bahwa Nabi Muhammad Saw menyuruh kita Ziarah kenapa? Karena dengannya hati kita akan ingat bahwa kita pun akan mati,” Pungkas pemilik Yayasan Nurul Huda Ciwaringin

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus PAC Muslimat NU se-Kota Bogor dan diakhiri dengan Cucurak sebagai bentuk Tarhib Ramadhan Karim penuh berkah.

Pewarta : Abdul Mun’im Hasan

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article