Santri Alumni Ponpes Al Hamidiyah Hendak Melanjutkan Studi ke Turki, Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak-anak Yatim

66
Santri Alumni Ponpes Al Hamidiyah Hendak Melanjutkan Studi ke Turki, Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak-anak Yatim

Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang Allah muliakan, kemuliaan ini menjadi moment untuk berbagi dan mencari keberkahan, di Majlis Ta’lim Ittihad Al Islami Citayam Bogor, pada Selasa sore (1/9). Digelar acara santunan untuk anak-anak yatim.

Acara tersebut berjalan dengan sederhana dan khidmat, kedatangan para alumni Santri Pondok Pesantren Al Hamidiyah Sawangan Depok, kurang lebih 10 Alumni yang hadir dari rumah masing-masing, berniat untuk silahturahmi dan memohon doa dari para santri majlis ta’lim Ittihad Al Islami yang yatim.

Rombongan diketuai oleh Muhammad Iqbar Riansyah, Pembaca doa oleh Muhammad Hikam dan sambutan mewakili Alumni Pondok Pesantren Al Hamidiyah yaitu Muhammad Zainuri, seraya memohon doa agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, karena beberapa dari kami insy Allah akan melanjutkan kuliah ke Negara Turki, mohon doanya agar diberi kelancaran dan ilmu yang bermanfaat”. Ujar Muhammad Zainuri dihadapan puluhan anak-anak Yatim yang hadir.

Iklan Layanan Masyarakat

Sambutan dari pihak Majlis Ta’lim Ittihad Al Islami, oleh Ustadz Abdul Mun’im Hasan, salah satu pembina Majlis yang juga alumni PKPNU kabupaten Bogor dan pengurus di salah satu Banom NU, seraya berpesan kepada hadirin untuk selalu bersyukur dan memanfaatkan moment Muharram untuk saling berbagi kepada anak-anak yatim maupun Dhuafa.

“Bulan Muharram lebih dikenal di masyarakat sebagai bulan Suro yang mana ada peristiwa yang kita kenal dengan istilah lebaran anak yatim karena peristiwa tersebut menjadi hari yang penuh duka dan dianjurkan bagi kita untuk menyantuni anak-anak yatim dan dhuafa”. ujar ustadz Mun’im.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, kemuliaan di bulan Muharram ini salah satunya adalah kita berbagi untuk anak-anak Yatim juga sesuai dengan Hadis Nabi Muhammad Saw:

عن عبد العزيز بن أَبِي حَازِمٍ قَالَ: حَدَّثَنِي أبي قال: سَمِعْتُ سَهَلْ اِبْن سَعْدٍ (رض) قَالَ: قَالَ رَسُوْلَ اللهِ (ص) أَنَا وَكَافِلُ اْليَتِيْمِ فِى الْجَنَّةِ هَكَذَا وَقَالَ بِإِصْبَعِيْهِ السَّبَابَةِ وَالْوُسْطَى.

“Dari Abd al-Azīz bin Abī Ḥazim dia berkata: Bapakku menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Sahl bin Sa’ad, dari Nabi saw. beliau bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim adalah seperti ini di surga.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Bukhārī).

Keutamaan merawat anak Yatim adalah ibaratnya kelak di akhirat hubungan dengan Rasulullah Saw sangat dekat, seraya Ustadz Mun’im mencontohkan dengan jari tangannya kepada para hadiri yang hadir di majlis Santunan tersebut.

Acara yang dihadiri oleh segenap jajaran pengurus Majlis Ta’lim Ittihad Al Islami Citayam, ustadzah Yuyun Naylufar, ustadz Muhammad Hasan dan juga kang Hakim Hasan hadir yang juga sebagai pengurus NU di Kabupaten Bogor.

Santri Alumni Ponpes Al Hamidiyah Hendak Melanjutkan Studi ke Turki, Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak-anak Yatim

Setelah acara sambutan dan tausyiah lalu dilangsungkan dengan pemberian bingkisan serta amplop dari para alumni Santri Pondok Pesantren Al Hamidiyah Sawangan Depok kepada para santri Majlis Ta’lim Ittihad Al Islami Citayam yang Yatim dan di saksikan langsung oleh para pengurus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here