17 Kitab Monumental Karya TGH Shaleh Hambali Bengkel Lombok

285

17 Kitab Monumental Karya TGH Shaleh Hambali Bengkel LombokLombok Barat, NU Online

Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Shaleh Hambali yang berasal dari Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan Rais Syuriyah pertama PWNU NTB. Kiprahnya dalam dakwah mengenalkan NU dan Aswaja di Lombok diakui oleh masyarakat.

Ulama kharismatik NU di Lombok yang lahir pada 7 Ramadhan 1313 atau tahun 1893 ini diakui oleh masyarakat sekitar mempunyai banyak keistimewaan atau karomah. Dakwahnya yang ramah dan merangkul membuat NU dikenal luas di NTB.

Iklan Layanan Masyarakat

Namun, bagi ulama yang juga dikenal sebagai Tuan Guru Bengkel ini, dakwah jangan hanya berupa ceramah dan kata-kata, tetapi juga karya. Hal ini diungkap oleh cucu Tuan Guru Bengkel, TGH Halisussabri, Jumat (24/11) saat NU Online menyambangi Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel.

17 Kitab Monumental Karya TGH Shaleh Hambali Bengkel Lombok“Bagi beliau, dakwah akan abadi jika menuliskannya dalam bentuk karya. Beliau mempunyai 17 karya kitab,” ujar TGH Halisussabri yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel.

Saat ini, keberadaan 17 kitab dan manuskrip karya Tuan Guru Bangkel ditashih oleh seorang nazir atau pemangku, Baehaqi Syakbani bin TGH Muhammad Zain Masbagik.

Adapun 17 kitab karya Tuan Guru Bengkel sebagai berikut:

1. Luqhtatul Jawharati fi Bayanil Ghina Iwalmutaqqirati (selesai ditulis Jumat, 13 Januari 1933).
2. Permaiduri (1969)
3. Ilmu Mantiq (1969)
4. Hidyatul Atfali fi Tajwidi Kalam Ilahil Muta’ali (1934)
5. Ta’limus Shibyani bi Gahyatil Bayani (1935)
6. Washiyyatul Mustafa Li Ali Al-Murtadha (1937)
7. Al-Mawa Izus Shalihiyyati Fil Ahaditsin Nabawiyyati (1945)
8. Manzharul Amradi fi Bayani Qith A’thin Minal I’tiqadi ( editor, 1949)
9. Intan Berlian (Perhiasan) Laki Perempuan (1951)
10. Risalah Kecil Pada Menyatakan Thawaf Perempuan yang Haid atau Nifas (1954)
11. Jamuan Tersaji pada Manasik Haji (1952)
12. Cempaka Mulia Perhiasan Manusia (1956)
13. Bintang Perniagaan pada Kelebihan Perusahaan (1957)
14. Jalan Kemenangan pada Menyatakan Jalan Taubat yang Sebenarnya (1964)
15. Tujuh Belas Wirid (Ratiul Barakah) (1965)
16. Piagama Beserta Ayat Al-Qur’an
17. Dalilul Haul

Tuan Guru Bengkel wafat pada Sabtu tanggal 15 Jumadil Akhir bertepatan dengan tanggal 7 September 1968 pukul 07.00 WITA.

Sebelum wafat, ia sempat berwasiat kepada keluarga dan segenap santrinya, wasiat itu berbunyi: Pertama, peliharalah persatuan dan kesatuan di antara sesamamu. Kedua, belajarlah pada guru yang beraliran Ahlussunnah wal Jamaah. Ketiga, peliharalah Yayasan Perguruan Darul Qur’an dan usahakanlah agar berkembang.

“Ia juga selalu menekankan wawasan kebangsaan kepada santrinya dan agar terus memegang ajaran para ulama,” tutur TGH Halisussabri. (Fathoni)

Sumber : NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here