Ansor Minta Aparat Tegas Menindak Kelompok Radikal

Majalengka – Munculnya berbagai aksi anarkisme yang disinyalir adanya kelompok-kelompok radikal yang menyusup cukup disayangkan oleh Keluarga Besar Ansor Kabupaten Majalengka. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Majalengka, Ahmad Cece Ashfiyadi dalam sambutan Acara Pembukaan Pendidikan dan Latihan Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) di Pondok Pesantren Mambaul Huda Desa Cisambeng Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka, (27/9).
Ia pun mengungkapkan agar aparat lebih bersikap tegas menindak oknum-oknum yang terus mengembangkan radikalisme sehingga menganggu ketenangan masyarakat. “Kita berharap dan mendukung aparat bertindak tegas, tidak ada toleransi bagi kelompok-kelompok radikal di negeri kita tercinta ini”, ungkapnya dihadapan ratusan peserta Diklatsar Banser.
Bahkan ia mengaku kecewa kalau ternyata kabar akan adanya parade tauhid di Monas betul-betul terlaksana dalam kondisi bangsa yang saat ini terus menerus diterpa aksi demonstrasi mahasiswa. “Kita semua khawatir kalau ternyata agenda parade tauhid betul-betul terlaksana akan menimbulkan gesekan baru di masyarakat. Terlebih pastinya dalam parade tauhid tersebut akan muncul simbol-simbol atau bendera HTI sebagai organisasi terlarang di negeri ini”, tambahnya.
Buku lain :