Ansor : Pemberdayaan Pemuda di Majalengka Masih Minim

20

Ansor : Pemberdayaan Pemuda di Majalengka Masih MinimMajalengka – Potensi pemuda yang merupakan generasi bangsa harus terus digali dan ditingkatkan khususnya di Majalengka Pandangan ini disampaikan oleh Ketua Kaderisasi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC. GP. Ansor) Majalengka, Aan Subarhan. Menurutnya saat ini pemberdayaan pemuda masih belum maksimal. “Program-program pemberdayaan pemuda kami lihat masih minim di Kabupaten Majalengka ini”, ungkapnya di Sela-sela aktifitasnya di Kantor PC NU Majalengka, Rabu (20/12)

Menurut Aan, selama ini belum merasakan baik pribadi maupun organisasinya merasa mengikuti dan mendapatkan program yang sifatnya langsung berupa pemberdayaan. Kalaupun ada sifatnya hanya seremonial sebatas acara-acara seminar ataupun pendidikan. ” Selama ini, kami di Ansor rasa-rasanya belum dilibatkan dalam program-program pemberdayaan. Baru sebatas menghadiri undangan-undangan serrmonial aja”, kata alumni PMII Sidoarjo ini.

Bahkan Aan menambahkan ketika Ansor melakukan kegiatan yang sifatnya kaderisasi pun belum merasakan adanya bantuan ataupun sentuhan dukungan dari pemerintah Kabupaten Majalengka. “Alhamdulilah selama ini kegiatan-kegiatan kami masih mandiri terus, sepertinya belum bisa menyentuh para pemangku kebijakan di kabupaten ini untuk memberdayakan keberadaan Ansor ini”, tambahnya dengan nada guyonnya.

Iklan Layanan Masyarakat

Ketika ditanya pandangannya tentang pemberdayaan yang tepat untuk pemuda di Majalengka, Pria yang juga menjabat staf ahli anggota DPR RI ini menjelaskan bahwa pemkab bisa menggelontorkan program-program yang sifatnya bantuan permodalan ataupun bantuan pemberdayaan ekonomi usaha para pemuda. Dan juga penguatan organisasi-organisasi kepemudaan yang ada. Karena menurutnya selama ini organisasi kepemudaan di Majalengka belum terdampingi oleh pemkab dalam manajerial dan peningkatan kualitasnya. ”

Tentunya kita berharap adanya program langsung yang bisa dirasakan oleh pemuda, misalnya bantuan permodalan ataupun pemberdayaan usaha untuk meningkatkan taraf ekonomi pemuda dan membuka lapangan kerja baru. Hal ini bisa dilakukan dengan sparing patner antara pemkab dengan organisasi-organisasi kepemudaan di Majalengka ini”, jelasnya.

Diakhir obrolannya, Aan berharap adanya pergantian kepemimpinan di Majalengka ke depan ini bisa membawa angin segar bagi para pemuda untuk bisa lebih merasakan efek pembangunan di Majalengka ini. Bukan lagi sebagai penonton para pemangku kebijakan di bumi Sindangkasih ini. “Mudah-mudahan saja ke depan dengan siapapun pemimpinnya yang baru di Majalengka ini, impian para pemuda untuk bisa merasakan sentuhan pemberdayaan dari pemangku kebijakan bisa terasakan”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here