The news is by your side.

Batik Menurut Gus Mus dan Kiai Said Aqil Siroj

Batik Menurut Gus Mus dan Kiai Said Aqil Siroj | NU Online LTN Nahdlatul Ulama Jawa Barat

Jakarta, NU Online – Mustasyar atau penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus pernah mengatakan, dewasa ini, umat Islam Indonesia cenderung mengenakan pakaian gaya Arab; berjubah putih, berserban. Mereka menyangka, yang demikian itu merupakan salah satu ittiba’ (mengikuti jejak) Nabi Muhammad. 

“Mereka kira, pakaian yang mereka pakai itu pakaian Kanjeng Nabi. Padahal, jubah, serban, sekalian jenggotnya, itu bukan pakaian Kanjeng Nabi. Abu Jahal juga begitu, karena itu pakaian nasional Arab,” ungkap kiai asal Rembang, Jawa Tengah ini pada pengajian di Mata Air, Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta, Rabu 26 Oktober 2011 lalu. 

Gus Mus menegaskan bahwa Kanjeng Nabi sangat menghormati tradisi tempat tinggalnya sehingga ia memakai pakaian nasional Arab, bukan pakaian bangsa lain. Nabi Muhammad tidak membikin pakaian sendiri untuk menunjukkan bahwa dia Rasulullah atau utusan Allah supaya berbeda dengan manusia lain. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.