Gus Dur, Sosok Perubahan dan Guru Bangsa yang Memberi Pencerahan
[su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=d_kExzz-VRc” responsive=”yes” autoplay=”no”]
KBB, 29 Desember 2019, Saprudin – Bertempat di Aula PCNU KBB (28/12), Jl. Letkol Gg. Manulang Jayamekar Bandung Barat, LAZISNU KBB menyelenggarakan Haol ke-10 KH. Abdurrahman Wahid (GusDur). Menurut Ketua Lazis-NU KBB H. Aceng Mu’min, Kegiatan tersebut adalah dalam rangka meningkatkan khidmah ke Nahdlatul Ulama, dengan cara ingat kepada jasa Muasis. GusDur adalah cucu Pendiri Jam’iyyah Nahdlatul Ulama Hadlrotu Syekh KH. Hasyim Asy’ari. Gus Dur adalah sosok perubahan, guru bangsa yang memberi pencerahan kepada bangsa dan dunia tentang toleransi.
Taushiyah dan mengenang jasa perjuangan KH Abdurrahman Wahid (GusDur), disampaikan oleh Sekretaris PCNU KH. Yusuf Sugiana. Tema yang diangkat tentang GusDur sebagai inspirasi perubahan dunia khususnya Indonesia, banyak agama-agama lain yang hormat kepada GusDur dan juga bersahabat dengan Nahdlatul Ulama.
Baru saja PCNU KBB menyelenggarakan MKNU ke-I, di dalamnya ada pemberian materi pemikiran GusDur, tentang hidup toleran dan berdampingan dengan agama lain. Di dalamnya, diberikan bagaimana cara dalam menghadapi cacian orang, diajari cara dakwah melalui medsos, kondisi medsos saat ini, tidak selamanya menangkis serangan itu, kita juga diajarkan berbantah dengan cara terbaik (wadajadilhum billati hiya Ahsan), sesuai ajaran para Guru dan Kiai Nahdlatul Ulama. Hal demikian adalah dalam bentuk memuliakan guru kita, bukan karena membenci orang lain.
Kita bisa mengetahui kemuliaan orangtua, bisa mengetahui keramatnya orangtua, mengetahui Tuhan itu Allah Yang Maha Rahman dan Rahim, mengetahui hidup itu harus santun dan sayang terhadap sesama, semua itu diajarkan oleh Guru – Kiai – Ulama. Sangat wajar kita gigih menjaga nama baik dan kehormatan Ulama. Sangat wajar kita jengkel bila Kiai kita diganggu orang lain.
Dilaksanakan juga istighotsah dan Tahlil Haol GusDur di pimpin oleh Rois Syuriah MWC-NU Padalarang KH. Husni Al-Muniriyah. Hadir Wakil Ketua PCNU Kab. Bandung Barat KH. Abdul Qodir (Pimpinan Ponpes Riyadlul Huda), Jajaran Sekretaris PCNU, Lembaga-NU KBB dan Banom-NU KBB, turut hadir Ketua MUI Padalarang, dan beberapa majelis Ta’lim sekitar kantor PCNU KBB.(Kontributor NU KBB/Saprudin)
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.








