Jendela Rindu

Jendela Rindu
Novriyandinata
Musim berganti & kuntum bersemi
Zaman ini adalah milikmu
Meski melaluiku namun kau anak kehidupannya
Aku tak menyuruhmu pergi kecuali sebagai bekal
Biarkan jarang agar cinta berkembang
Dan ketika kembali nanti
Ingin kulihat hatimu penuh rindu
Rindumu yang mencekam karena perpisahan panjang
Sedang matanya kikir pada tangismu
Selepas senja ku kan datang
Menawar sepi yang mengepungmu.
Titik air rindu pun jatuh dengan penuh kegembiraan
Lalu ribuan bunga bunga merekah menawarkan senyum
Semua itu adalah alatNya untuk menebar cinta
Bilakah ingin membawa doa doa beranjak & merengkuh dunia, berwelas asihlah.
Seduh saja kopi yang ada
Hingga nelangsa tak lagi hinggap di jendela
Novriyandinata

Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.




inspiratif , keren , , ,
semongko my brow 🤩
Terus lah menulis
Terimakasih sista 🙏