Kang Ayik, HTI dan PKD Ansor
Ketika dalam perbincangan menyerempet HTI yang telah lama ditinggalkannya, Kang Ayik menyadari bahwa gerakan yang ditawarkan HTI bukan gerakan dakwah, melainkan ideologi untuk merebut kekuasaan.
“Setelah 10 tahun saya bergabung, saya sadar bahwa ini bukan gerakan dakwah. Tapi ini bahkan mengarah ke kudeta,” tegas Kang Ayik.
Lebih lanjut dirinya berpesan jika kader Ansor Kota Bandung harus berani mengimbangi gagasan dan ideologi yang ditawarkan HTI.
“HTI secara organisasi sudah dilarang. Tapi individu-individunya masih ada. Maka kita harus tetap waspada. Kita ajak kembali ke pangkuan NKRI,” pesannya.
“Mereka bergerak melalu jalur ideologi dan politik. Kita juga harus bergerak pada jalur yang sama. Sayangnya mereka (HTI) tidak pernah mau dialog terbuka,” tutup Kang Ayik.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.


