Kebenaran Gus Dur yang “Serba Kebetulan”
Akbar Tandjung dan lingkarannya tahu kapan berjalan lurus dan kapan mesti belok. Kapan menunduk dan kapan mendongakkan kepala. Kapan harus setia dan kapan berkhianat.
Konon, Soeharto dan keluarganya tak pernah lagi mau bersua dengan rombongan menteri yang mundur dari pimpinan Akbar Tandjung cs. ini. Mereka rupanya sangat sakit hati merasa dikhianati. Jelas kekalahan karena pengkhianatan kawan jelas jauh lebih menyakitkan daripada takluk dihantam lawan.
Akbar adalah politisi yang lihai dan licin. Pada masa awal Reformasi, dia dijerat perkara korupsi. Tapi selalu bisa lolos dari jeratan. Saya kira dialah representasi humor Gus Dur yang terkenal tentang dua organisasi ekstra mahasiswa Islam yang bagai Tom and Jerry itu: “HMI menghalalkan segala cara, sementara PMII tidak tahu caranya.”
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



