KH Wahab Chasbullah dan Papua

37
KH Wahab Chasbullah dan Papua

Hubungan baik dalam membangun bangsa dan negara antara Soekarno (1901-1970) dan KH Wahab Chasbullah (1888-1971) memudahkan diterimanya saran-saran NU yang disampaikan oleh Kiai Wahab lewat Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) yang dirinya menjadi salah seorang anggotanya. Misalnya, ketika DPAS sedang membicarakan perlu tidaknya berunding soal Irian Barat (sekarang Papua) dengan pihak Belanda.

Kiai Wahab segera menyampaikan sarannya yang terkenal dengan istilah ‘Diplomasi Cancut Tali Wondo’ (Choirul Anam, Pertumbuhan dan Perkembangan NU, 2010). Maksudnya untuk mengembalikan Irian Barat ke dalam wilayah Indonesia diperlukan waktu untuk menggalang kekuatan lahir dan batin di segala bidang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here