KH Wahab Chasbullah dan Papua
Saat tentara maju ke medan perang, para santri dan kiai tidak tinggal diam. Kaum Muslimin di seluruh Indonesia digerakkan oleh NU untuk bermunajat di malam hari serta membaca qunut nazilah untuk memohon kemenangan sehingga Irian Barat (Papua) kembali ke pangkuan Republik Indonesia.
Tidak hanya menggerakan kaum Muslimin untuk melakukan ikhtiar batin, NU juga telah mengirimkan lembaga misi Islam masuk ke pedalaman rimba raya Irian Barat. Mereka di antaranya menjadi tenaga sukarelawan untuk membina masyarakat di pedalaman Irian. Ikhtiar dan diplomasi NU sukses, Irian Barat berhasil dibebaskan dan kembali ke pangkuan Republik Indonesia. Kepedulian sesama anak bangsa ini berangkat dari rasa senasib dan sepenanggungan ketika sebagian besar wilayah Indonesia juga mengalami penjajahan. Melepaskan diri dari setiap bentuk penjajahan adalah tugas kaum beragama.
Itulah poin penting yang bisa diambil dari perjuangan KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah, dan para ulama lainnya dalam melawan kolonialisme.
Penulis: Fathoni Ahmad
Editor: Abdullah Alawi
Sumber : NU Online
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



