Kisah Seorang Ahli Kubur yang Berhenti Didoakan Anaknya
Dari sepenggal kisah di atas, dapat ditarik beberapa pelajaran:
- Kebaikan yang dihadiahkan kaum Muslimin kepada ahli kubur, baik berupa bacaan Al-Qur’an, doa, ataupun sedekah, terbukti sampai kepada mereka.
- Demikian pula kebaikan yang dihadiahkan seorang anak kepada orang tuanya yang sudah meninggal. Contohnya bacaan Al-Qur’an si anak muda dalam kisah di atas.
- Hadiah kebaikan dari seorang anak, kerabat, atau siapa saja kepada orang yang telah meninggal cukup meringankan kesulitan orang yang telah meninggal tersebut.
- Benar apa yang dikatakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa di antara kebaikan yang terus mengalir—walaupun seseorang telah meninggal—adalah anak saleh yang selalu mendoakan. Berhenti yang mendoakan, maka berhenti pula aliran kebaikan itu, sebagaimana berhentinya kebaikan si anak muda yang membaca Al-Qur’an, karena dirinya meninggal. Wallahu a‘lam.
Penulis: M. Tatam Wijaya
Editor : Mahbib
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



