Komasnu Bogor : Galang Dukungan Kongkrit

144
Komasnu Bogor : Galang Dukungan Kongkrit

Bogor, 5 Oktober 2020, bertempat di kediaman H. Agus Riadi, Kepala Perwakilan Komasnu Bogor diadakan uji coba sistem Komasnu digital.

Informasi yang pewarta dapatkan, tim Komasnu dan RT Mart sebagai pemasok barang Komasnu menyambangi kediaman H. Agus.

“Kami bersyukur, disambangi Prof. Dr. Amir Sulaeman, MBA konsultan sistem digital Komasnu dan pak Hendri dari RT Mart”, ungkap H. Agus Riadi.

Iklan Layanan Masyarakat

“Ini momen yang langka dan baru pertama terjadi sepanjang sejarah Komasnu mengadakan visitasi on the spot. Jika tidak melihat potensi dan peluang kabupaten Bogor dari segi pangsa pasar dan kesiapan organisasi jaringannya”, lanjut haji Agus.

Prof. Amir juga membenarkan sinyalemen tersebut.
” Bogor memang diharapkan menjadi barometer harokah, tidak hanya tumbuh kembangnya Komasnu kelak. Namun, yakinlah dengan Komasnu bisa menyumbangkan sesuatu guna turut meningkatkan pemberdayaan ekonomi jamaah masjid. Pun, bisa membangun sarana prasarana masjid”, prof. Amir meyakinkan.

Karena, dengan kita berbelanja di warung digital Komasnu (sikodi), para konsumen umum, utamanya jamaah nahdliyin akan dapat juga nisbah atau dalam ekonomi disebut rabat, untuk paket produk khusus. Nisbah keuntungan juga dialokasikan untuk Gismas LTMNU, yang dapat dipergunakan untuk berbagai harokah. Selain itu, akumulasi nisbah keuntungan dimasukkan eqyity crow funding, yang dapat digunakan untuk membantu permodalan bisnis warga Nahdliyin anggota Komasnu dan perbaikan sarana prasarana masjid”, dipaparkan dengan jelas oleh prof. Amir Sulaeman dari sistem SIKODI.

“Jejaring infra struktur LTMNU dan jamaah masjid serta penduduk kabupaten Bogor yang berjumlah diatas 7 juta, menjadi target pasar Komasnu yang menjanjikan”, kata pak Hendri dari RT Mart.

RT Mart juga siap memasok kebutuhan anggota Komasnu dan masyarakat Bogor. Di sistem SIKODI juga telah terinstal ribuan produk yang juga diperdagangkan di pasar atau toko modern.
“Jadi semua barang yang sudah terinstal, dapat ditambahkan oleh warung Komasnu sikodi. Tentunya, dengan jumlah stock yang tersedia disebutkan. Ajaibnya, sistim Sikodi Komasnu bisa menambahkan jenis barang produksi lokal, melalui fitur tambahkan barang lainnya. Sehingga sistem Komasnu sikodi sekaligus mempromosikan produksi lokal. Kami yakin akan terdapat ratusan produksi lokal barang berbagai jenis dari berbagai wilayah di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor”, mas Hendri meyakinkan.

H. Agus Riadi, selaku Kepala Perwakilan Komasnu Kabupaten Bogor dan Ketua LTMNU 2020-2025, juga menghadirkan mitra bisnis dari perbankan, Bank BJB Cibinong.

Hadir dua staf yang menangani Kredit Mesra.

Pihak BJB menjelaskan fitur produk kredit mesra bagi kelompok 5-10 orang, usaha berbasis masjid. Dengan flafon Rp 2juta – Rp 5 juta bertahap, sesuai perkembangan bisnis nasabah.
” Kredit mesra yang tanpa jaminan dan tanpa bunga, bisa disinergikan dengan Komasnu yang juga mejgusung konsep syariah bagi anggotanya dan jamaah non anggota melalui rekomendasi dkm atau LTMNU ke depannya”, paparan staf BJB.

Dengan kehadiran perbankan, sejatinya kami mempersiapkan tiga sisi. Pertama, pasokan calon nasabah/konsumen Komasnu dan bank. Kedua, adaptif terhadap sistem industri 4.0 bisnis digital yang disupport oleh Komasnu dan RT Mart. Ketiga, bantuan permodalannya bagi anggota, pelaku bisnis yang memerlukan dan telah memenuhi SOP kredit dari perbankan, dalam hal ini BJB, papar haji Agus.

Pada kesempatan tersebut juga langsung simulasi dan praktek riil pengunduhan sistem Komasnu SIKODI (warung) dan sistem Komasnu SIKOMO (konsumen) oleh peserta yang hadir.

Utusan yang hadir adalah dari pengurus PC LTMNU kabupaten Bogor, H. Agus Riadi (Ketua) dan H. Lutfi Chakiem, Lc (Sekretaris).

Utusan MWCNU Sukaraja, kyai Abdul Halim (Ketua Tanfidziyah) dan tim.

Utusan Pesantren dari Ponpes Al Hidayah Tajur, Citeureup, ustd. Ade Salman dan anggota IPNU ponpes Al hidayah, selaku operator Komasnu SIKODI dan sekaligus SiKOMO.

Yang hadir hari tersebut, diharapkan dapat menjadi duta untuk duplikasi sistem Komasnu di wilayahnya masing-masing dan terus melakukan koordinasi intens guna kesuksesan bersama.

Di akhir sesi, peserta yang hadir melakukan foto bersama sambil memakai kaos titipan dari sponsor Samsung.

Insya Allah pekan depan, kamu sudah membuat jadwal untuk ketemu pimpinan cabang Bank BJB untuk meneguhkan niat bersama membangun ekonomi kerakyatan, via Komasnu, sistem bisnis berbasis masjid yang dijalankan LTMNU berkolaborasi dengan RT Mart dan Bank.

Insya Allah Komasnu Bogor segera berlari, tidak diam di tempat. Kami siap bekerjasama dengan yang mau bekerjasama. Kami siap mengajak bagi siapa saja yang mau diajak, untuk upaya pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.

Semoga ini, sebagai ikhtiar dan dikelompokkan kedalam orang-orang yang hatinya terpaut dengan masjid. Aamiin.

Al Harokatu…Barokah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here