The news is by your side.

Kondisi KH Umar Basri Terus Membaik

KH Hasan Nuri Hidayatullah saat menjenguk KH Umar Basri di Rumah Sakit Al-Islam.

Kondisi kesehatan KH Umar Basri terus membaik. Penanganan yang baik dari pihak rumah sakit dan kesabaran para jamaah yang mau mengantri untuk dapat menjenguk dan mendoakan ajengan yang dihormati itu, mempercepat proses penyembuhannya. Untuk menjaga ketertiban, setiap penjenguk dibatasi hanya tiga orang yang bisa masuk ke dalam ruang rawat.

“Alhamdulillah sesepuh kita, pengasuh Pesantren Al-Hidayah Santiong, kondisinya semakin membaik,” ujar Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah seusai menjenguk di RS Al-Islam (29/1). “Semoga Ajengan Emon segera diberikan kesembuhan oleh Allah, kembali mengajar dan mengaji bersama santri dan jamaahnya, serta selalu dalam lindungan Allah Ta’ala,” sambung Gus Hasan.

Sejak kejadian pemukulan pada Sabtu (27/1), simpati terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari keluarga Gus Dur. Alissa Wahid, puteri sulung Gus Dur memosting foto kunjungan Gus Dur ke Cicalengka pada tahun 20 Juli 2002, dalam acara Silaturrahmi Akbar yang dihadiri oleh ribuan jamaah. Rupanya Ajengan Santiong itu termasuk salah seorang ulama yang diperhatikan oleh Gus Dur.

Gus Dur didampingi oleh KH Umar Basri saat mengunjungi Pesantren Al-Hidayah Santiong Cicalengka Kabupaten Bandung 20 Juli 2002.

Tuips, mohon doanya untuk kesembuhan Kyai Umar Basri (Ceng Emon),  dalam gambar duduk di sebelah Gus Dur, yang kemarin diserang saat sedang berdzikir di masjid.” Demikian bunyi cuitan Alissa. “Kita harap POLRI bisa segera memberikan hasil penyelidikan cepatnya. Semoga para Nahdliyin tidak bereaksi emosional karena dalam situasi begini biasanya ada yg ingin memperkeruh suasana,” lanjut Alissa.

Di Pesantren Santiong ada semacam kesepakatan, urusan pesantren sepenuhnya di bawah kendali Ajengan Umar Basri. Sementara urusan keluar, dilaksanakan oleh adiknya Ajengan Amas Mansur, yang pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bandung (2011-2016).

“Diharapkan masyarakat hanya menerima berita resmi dari Polres dan pihak kepolisian terus menjalin komunikasi dengan keluarga besar pesantren,” harap Ajengan Amas sebagaimana disampaikan kepada Ketua Lakpesdan PWNU Jabar Asep Salahudin. “Jangan mudah terprovokasi dan termakan isu yang aneh-aneh. Doakan saja kondisi Kang Aceng semakin membaik.”

Iip Yahya

Sumber : NU Jabar Online

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.