The news is by your side.

Langit Makkah Ikut Menangis atas Kepergian Mbah Maimoen

Langit Makkah Ikut Menangis atas Kepergian Mbah Maimoen
Langit Makkah Ikut Menangis atas Kepergian Mbah Maimoen

Kabar duka datang dari Makkah. Selasa (06/08/2019), ulama besar Indonesia KH. Maimoen Zubair wafat. Kepergian Mbah Moen tidak hanya duka bagi masyarakat Indonesia saja, tetapi juga dunia. Bahkan, alam pun ikut berduka atas wafatnya ulama besar kelahiran Sarang, Rembang 91 tahun lalu itu.

Adalah Dr. H. Ahmad Bahiej Dosen UIN Sunan Kalijaga, yang saat ini menjadi petugas haji mengabarkan peristiwa alam setelah wafatnya Mbah Maimoen kepada bangkitmedia.

“Sekitar jam 4 pagi, saat adzan pertama subuh di Masjidil Haram, hujan rintik-rintik di Makkah Al-Mukarromah. Pagi ini, jam 7 langit Makkah masih temaram. Alam pun sedih ditinggalkan beliau (Mbah Maimoen-red),” tulis Ahmad Bahiej yang tercatat sebagai Wakil Sekretaris PWNU DIY.

Peristiwa tersebut tentu saja unik karena hujan adalah peristiwa langka di Makkah. Di sana, hujan jarang sekali turun. Hitti dalam History of Arabs menyebut bahwa semenanjung Arab-termasuk Makkah dan Madinah-merupakan salah satu wilayah terkering dan terpanas. Jadi hujan sangat jarang turun di sana.

Kepada bangkitmedia, Ahmad Bahiej juga menambahkan bahwa cuaca di Makkah turun drastis.

“Sekarang 32 derajat. Biasanya jam sekarang sudah mulai panas. Kalau siang sampai 43 derajat. Sekarang 8.30 masih temaram. Biasanya jam 7.30 sudah semlenget (panas-red),” kata Bahiej.

Keanehan alam bukan hanya itu saja, KH. Ali Abdullah Pengurus Jatman juga mengabarkan gejala alam yang tak biasa juga pasca meninggalnya Mbah Maimoen.

“Hari ini di Makkah tidak nampak matahari, terasa teduh adem bahkan hujan di sebagian jalan yang dilewati oleh jenazah Syaikhuna,” tulis KH Ali Abdullah Jatman di akun facebooknya.

Selain itu, bangkitmedia juga mendapatkan sebuah pesan berantai disertai video yang menggambarkan cuaca di Makkah

“Kota Mekah yang biasa panasnya 40 derajat Celcius tapi pagi tadi tiba-tiba mendung dan turun hujan,” tulis pesan berantai tersebut.

Bangkitmedia lalu mengkonfirmasi perihal kevalidan video tersebut kepada Bahiej.

“Insyaallah valid. Itu tadi sekitar pukul 06.00 an,” jawab Bahiej. (rk)

Di bawah ini adalah link video cuaca di Kota Makkah.

https://web.facebook.com/latif.malik.357/videos/10214029747959386/

Sumber : Bangkit Media

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.