Linangan Air Mata Bangga Iringi Pawai Obor Lebaran di Mimika

24

Mimika, NU Online.

Kemeriahan dan suka cita menyambut hari kemenangan dengan menggemakan takbir di seluruh pelosok Nusantara. Berbagai kegiatan dan tradisi digelar untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri atau lebaran pada malam 1 Syawal  1440 H sesuai kekhasan daerah masing masing.

Tidak ketinggalan gema takbir juga melanda Mimika, Papua dengan melakukan pawai obor lebaran dan takbir keliling yang dimotori oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Mimika.

Pawai obor lebaran dan takbir keliling dilakukan secara serentak di beberapa lokasi dipelopori oleh IPNU IPPNU masing-masing area. “Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan sehingga acara yang diikuti sekitar 400 orang pemuda pemudi SP2 ini lancar,” kata Indriyanto.

Ketua panitia area SP2 tersebut juga tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya lantaran telah memiliki lima Banser. 

Cuaca yang pada awalnya hujan gerimis sempat mengganggu acara yang dimulai dari mushalla Al-Muhajirin Jl Srikaya SP2 itu. “Dengan berkah Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Wahab Hasbullah, Mbah Bisri Syansuri, Mbah Kholil Bangkalan, Mbah Ridwan Abdullah dan muassis dan masyayikh NU, hujan terkendali, sehingga acara berjalan lancar,” kata Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Mimika Sugiarso yang memberikan semangat dan doa. 

Menyaksikan antusias peserta, sesepuh NU Timika Jaya turut memberikan apresiasi. “Acaranya luar biasa. Pertahankan terus selamanya,” ucap H Totok. 

Pada saat yang sama, H Fadlan, selaku sesepuh NU Kampung Wanagon sekaligus pembina IPNU IPPNU mengungkapkan kesenangannya. “Ini awal yang luar biasa untuk IPNU yang selama ini belum ada seperti ini. Semoga tahun depan lebih meriah,” harapnya.

Acara yang sama juga berlangsung di Kampung Wonosari Jaya SP4. “Anak-anak sudah saya ajak untuk menggelar acara ini sebagai syiar Aswaja An-Nahdliyah di bumi Mimika,” ucap Mbah Mijan, sesepuh NU Wonosari Jaya. 

Karenanya, usai shalat Isya sejumlah anak dan remaja sibuk mempersiapkan obor. “Alhamdulillah, kami sudah koordinasi anak anak dan remaja untuk memeriahkan acara ini. Sekitar 50 orang yang ikut acara ini, ” urai Khoiruman, koordinator acara area Wonosari Jaya SP4.

Di ujung wilayah Mimika, tepatnya di Kampung Bhintuka SP13 pawai obor lebaran dan takbir keliling dimotori oleh para pemuda. “Suasana pawai obor lebaran dan takbir keliling berlangsung dalam kemeriahan dan khidmat berkeliling di kampung dengan start halaman masjid Istiqlal SP13,” urai Bunda Umi yang ikut hadir dalam acara ini. 
Sebagai tetangga kampung Bhintuka, pemuda pemudi Kampung Mulia Kencana, SP7 juga ikut memeriahkan pawai obor lebaran dan takbir keliling kampung. 

“Alhamdulillah, remaja SP7 bisa kompak dengan membawa obor. Acara ini rutin kita lakukan untuk memelihara tradisi leluhur,” ungkap Ustadz Syaifudin, selaku koordinator Jamaah Istighatsah An-Nahdliyyah SP7 dan Ketua BKM At-Taubah tersebut.

Kemeriahan acara juga berlangsung di Kampung Karang Senang, SP3 dengan pawai obor lebaran menggunakan beraneka jenis mobil. 

Mobil bagian depan yang dinaiki Gus Mursyid Adi Saputra ditempeli bendera NU, sedangkan bagian belakang diberi ucapan selamat Idul Fitri dari Pesantren Ulumul Qur’an Hasyim Muzadi Karang Senang SP3. 

“Sekitar 300 an orang ikut dalam kegiatan yang meriah yang sebagian besar keluarga besar pesantren, seperti santri, mahasantri, wali santri sehingga memeriahkan kegiatan khas NI ini,” kata Gur Mursyid, Pengasuh Pesantren Ulumul Qur’an Hasyim Muzadi.

Nun jauh di ujung Timur Mimika, tepatnya di area Kampung Mwuare, Km14 dan Mapuru Jaya, gema takbir keliling dengan obor naik motor dan mobil. Tim Polsek Mimika Timur ikut mengamankan acara dengan rute Pesantren Darussalam Mimika hingga Masjid Al Haq Pomako dengan puluhan motor dan mobil . 

Para santri Pesantren Darussalam Mimika Pesantren Wirausaha Ahlus-Sunnah Wal-Jama’ah An-Nahdliyyah bersama wali santri dan warga setempat menjadi motor penggerak acara ini. “Kita kumpul di pondok dan mulai berangkat setelah Isya,” terang Pengasuh Pesantren Darussalam Mimika,  Ustadz Hasyim Asy’ari.

Pawai obor lebaran dan takbir keliling ini merupakan kegiatan perdana yang dimotori  para pemuda pemudi NU, lewat IPNU IPPNU dan Pagar Nusa. 

“Idul Fitri tahun ini Mimika luar biasa. Saya terharu dan berlinang air mata,” kesan Ustadz Hasyim Asy’ari. (Ibnu Nawawi)

Sumber : NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here