The news is by your side.

MASJID SHUT DOWN, AKAL SEHAT JANGAN DI-LOCK DOWN

Beliau saw dan rombongan, semata-mata mau menunaikan ibadah umrah, ziarah ke Baitullah, bukan mau berperang. Rasulullah saw dan rombongan mengenakan ihram di Dzi al-Halifah, sekitar 10 km dari Madinah dan membawa 70 unta yang gemuk-gemuk yang diberi tanda kalung (qiladah) sebagai tanda bahwa unta-unta tersebut memang untuk ibadah. Apa boleh dikata, rombongan umrah Rasulullah saw batal masuk kota Mekkah karena dihadang kaum Quraisy. Akan terjadi peperangan yang membinasakan rombongan umrah jika memaksa. Lalu dilakukan negosiasi antara Rasulullah saw dan kaum Quraisy yang menghasilkan perjanjian Hudaibiyah.

Peristiwa di atas direkam dalam QS. Al-Fath: 24. Pak Quraisy Shihab mengatakan, ayat itu bagaikan menyatakan: Allah telah mencegah kaum musyrikin membinasakan kaum muslim menjelang saat-saat Perjanjian Hudaibiyah, dan Dia juga yang menahan tangan mereka, penduduk Mekkah yang masih musyrik itu, dari upaya membinasakan kamu (Muhammad saw) karena sebenarnya ketika itu mereka masih mempunyai kekuatan…(Quraisy Shihab, 2018: 767).

Rasulullah saw juga pernah bukan hanya menunda, tapi dilarang shalat di masjid yang bisa mencelakakan dan membinasakan dirinya, yaitu shalat di masjid Dhirar. Masjid ini dibuat orang munafik untuk mencelakan dirinya saw. Di dalam al-Qur’an disebutkan: “Di antara orang-orang munafik terdapat kelompok yang membangun masjid bukan untuk mencari keridaan Allah, tetapi untuk menimbulkan kemudaratan, kekufuran dan perpecahan di antara orang-orang Mukmin serta untuk memfasilitasi orang-orang yang hendak memerangi Allah dan Rasul-Nya. (At-Taubah: 107, penerjemahan seperti ini dilakukan oleh Quraish Shihab).

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.