Mbah Maimoen Wafat, Warganet Sampaikan Duka Mendalam

12
Mbah Maimoen Wafat, Warganet Sampaikan Duka Mendalam

Jakarta, NU Online

Kabar meninggalnya ulama NU kharismatik KH Maimoen Zubair, Selasa (6/8/2019) DI Makkah, Arab Saudi memunculkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Kabar tersebut menjadi perbincangan ramai di media sosial hingga memunculkan tiga trending topic sekaligus.

Selain warganet (netizen), sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintahan, politikus, dan lain-lain menyampaikan perasaan duka untuk ulama yang lahir pada 28 Oktober 1928 itu. Warganet mengungkapkan duka dengan menuliskan KH Maimoen Zubair, Mbah Moen, dan Innalillahi di twitter yang menjadi trending teratas.

Iklan Layanan Masyarakat

“Innalillahi wainnailaihi raji’un. Duka cita teramat dalam atas berpulangnya Ulama besar Indonesia, guru tercinta kita semua, KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Makkah. Semoga Allah SWT tempatkan beliau di tempat terbaik di sisiNYA. Dan semoga Husnul Khotimah. Aamiin,” ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’uun. Sugeng tindak, Mbah Moen. Walaupun airmata saya tak juga berhenti, saya yakin Mbah berbahagia karena berpulang di tempat yang Mbah cintai. Semoga Allah SWT menempatkan Mbah di tempat yang terbaik.. lahu alfatihah…,” ujar Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid.

“Banyak sekali hadiah yang Mbah Moen telah berikan kepada saya. Surban Mbah, kerudung, uang di amplop kecil… belum lagi hadiah imaterial yang begitu banyak… dalam derai airmata, saya mensyukuri semua hadiah Mbah Moen. Terima kasih atas kasih sayang, Mbah kepada saya…,” ungkap Alissa lagi.

“Ulama besar, sahabat yang luarbiasa. Semoga Alloh SWT menerima semua amal ibadah beliau. Duka yang mendalam.

Mengenang kunjungan beliau ke Pangandaran membawa oleh-oleh, wejangan dan kegembiraan yang tidak mungkin saya lupakan. Sebuah kehormatan yang luar biasa untk kesempatan mengenal beliau,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan menyematkan foto Mbah Moen bersama dirinya.

“Ini foto kenangan saya bersama Mbah Moen. Foto kami dalam pertemuan terakhir tanggal 22 Juni 2019. Allahumma ighfir lahuu warhamhuu wa ‘afihii wa’fu anhu. Insyaallah Mbah Moen mendapat surga-Nya,” ujar Ketua Suluh Kebangsaan Mohammad Mahfud MD mengungkapkan foto kenangan dirinya bersama Mbah Moen.

Ulama kharismatik yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair diberitakan wafat di sela menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, Selasa (6/8).
Kabar tersebut salah satunya datang dari Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU KH Abdul Ghafarrozin.   “Innalillahi wa inna ilahi raji’un. Nembe mawon kapundut Simbah Maimoen Zubair wonten Makkah (baru saja wafat Syekh Maimoen Zubair di Makkah),” katanya dalam sebuah pesan singkat.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama meminta warga NU untuk melaksanakan shalat ghaib atas wafatnya Mustasyar PBNU KH Maimoen Zubair. Permintaan tersebut disampaikan Sekjen PBNU, A Helmy Faishal Zaini dalam rilis yang diterima NU Online, Selasa (6/8).

“Kepada umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama, mari bersama-sama melaksanakan shalat ghaib dan membacakan surat Al-Fatihah untuk KH Maimoen Zubair. Semoga senantiasa ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah Swt,” ungkap Sekjen Helmy. (Fathoni)

Tags: #kh maimoen zubair#mbah maimoen#mbah moen
Sumber : NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here