Mengenal Para Guru Ceng Maden, Kiai Muda Progresif Garut

1106
Mengenal Para Guru Ceng Maden, Kiai Muda Progresif Garut

Ceng Maden Merupakan Kiai Muda Tawadhu’ yang dikenal sebagai pimpinan Majelis Dzikir Al Hadad Kec. Bayongbong, Kab. Garut Jawa Barat.

Mengenal Para Guru Ceng Maden, Kiai Muda Progresif Garut
KH Yusuf Salim Faqih, Lc

Ceng Maden dahulu pernah menuntut Ilmu di beberapa pesantren ternama, diantaranya di Pesantren Baitul Arqom Lembur Awi yang didirikan oleh Almarhum KH Yusuf Salim Faqih, Lc

Menurut seseorang yang pernah masantren bersama Ceng Maden, keilmuan Ceng Maden nasabnya tersambung dengan berbagai Tokoh pendiri Nahdlatul Ulama dan Habaib, melalui wasilah Almarhum KH Yusuf Salim Faqih, Lc.

Iklan Layanan Masyarakat
Mengenal Para Guru Ceng Maden, Kiai Muda Progresif Garut

Almarhum Kiai Yusuf yang dikenal sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Lembur Alwi Bandung, dahulu pernah menjadi santri di Pesantren Al Masyhad Cijurei Sukabumi dan menuai ilmu serta hikmah dari Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas ( A’wan NU, sahabat Gusdur dan sahabat Prof. Dr. Quraish Shihab, M.A).

Mengenal Para Guru Ceng Maden, Kiai Muda Progresif Garut

Perlu diketahui Habib Hamid bin Alwi Alatas merupakan seorang Habib, Dzuriyat Rasul yang pandai blusukan dakwah di berbagai Medan dari perkotaan, hingga pedesaan, dari Utara pantai Jawa hingga selatan, dari Indonesia hingga negeri-negeri Jiran, seperti Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam.

Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas merupakan Mantunya Almarhum Habib Syeikh bin Salim Alatas ( Guru Ulama NU Jabar) yang dikebumikan di Komplek Pondok Pesantren Al Masturiyah Tipar, Sukabumi.

Sedangkan Almarhum Habib Hamid sang Pejuang dakwah dimakamkan di Komplek Masjid Al Hikmah Kampung Arman, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok sedangkan Habib Syeikh bin Salim dimakamkan di Kompleks Pesantren Al Masturiyah Tipar, Cisaat, Kab. Sukabumi.

Mengenal Para Guru Ceng Maden, Kiai Muda Progresif Garut
Abah Habib Luthfi bin Yahya

Jika melihat beberapa guru tersebut, maka jangan heran majelis dzikir Ceng Maden selalu dihadiri ribuan jamaah, bahkan Abah Habib Luthfi bin Yahya pernah Hadir menyampaikan tausiyah di kediaman Ceng Maden. Intinya keberhasilan dan Kesuksesan seorang Nahdliyin itu dapat diraih dengan kepatuhan mengikuti jalur Alim Ulama dan Habaib NU yang silsilah keilmuannya hingga ke Malaikat Jibril.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here