MENGENAL SOSOK KH ZAINUL ARIFIN

8
KH Zainul Arifin, (sebelah kiri) bersama KH M Masykur dan H Djamaludin Malik.

Zainaldi Zainal – Banyak tokoh-tokoh besar
Nahdlatul ‘Ulama (NU) yang berasal dari luar Jawa. Salah satunya adalah KH Zainul Arifin dari marga Pohan kelahiran Barus Sumatera Utara 2 September 1909.

Semasa mudanya juga dikenal sebagai seorang seniman. Dia seorang pemain biola yang handal. Sejak muda bersahabat dengan Djamaludin Malik, seorang tokoh NU yang berasal dari Sumatera Barat.

Ketika dibentuk Laskar Hizbullah pada zaman penjajahan Jepang yang kemudian menjadi Laskar besar diawal kemerdekaan, Zainul Arifin adalah Panglima nya dan wakilnya Muhammad Roem. Istilah resminya sebenarnya bukan Panglima tetapi Ketua Markas Besar. Laskar Hizbullah ini sayap militer Masyumi yang sebagian besar pasukannya memang berasal dari kalangan Nahdliyyin.

Iklan Layanan Masyarakat

Waktu Ali Sastroamijoyo (PNI), menjadi Perdana Menteri (1953 – 1955) Zainul Arifin dan Wongsonegoro menjadi Wakil-wakil Perdana Menteri. Kalau Wongsonegoro itu dari Partai Persatuan Indonesia Raya (PIR). Setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Zainul Arifin menjadi Ketua DPR. Pada peristiwa Idul Adha 14 Mei 1962 di kompleks Istana Negara Jakarta, Zainul Arifin tertembak dibagian bahunya dengan luka tembak sangat parah. Waktu itu ada usaha pembunuhan terhadap Presiden Sukarno oleh anasir-anasir DI/TII nya SM Kartosuwiryo.

Setelah peristiwa itu selama hampir 10 bulan dia sakit sampai akhirnya wafat pada tgl 2 Maret 1963, pada usia relatif muda, 53 tahun. KH Zainul Arifin salah satu dari sembilan tokoh NU yang menjadi pahlawan nasional. (Zainaldi Zainal)

Previous articleMengenang HM Subchan ZE
Next articleRespon Penerapan Kebijakan PPKM Oleh Pemerintah, PMII Juantika Cabang Kabupaten Bandung Gelar Diskusi Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here