The news is by your side.

Respon Penerapan Kebijakan PPKM Oleh Pemerintah, PMII Juantika Cabang Kabupaten Bandung Gelar Diskusi Online

Soreang – Pengurus Persiapan Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia STAI Al-Falah menyelenggarakan kegiatan Diskusi Online Bersama Para Aktivis Bandung dengan tema “Corona Melonjak Bebas, PPKM Kian Sarkas” melalui Google Meet, pada Jumat (25/07).

Diskusi online ini di mulai pada pukul 15.00 WIB dengan pemateri Rangga Julian Hadi, S.HUM dan Sahabati Dede Sunaiah mantan Ketua BEM STAI AL FALAH masa bakti 2019 – 2020 selaku moderator.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota dan Kader PMII Juantika dan Kader PMII Kabupaten Bandung.

Rangga Julian Hadi selaku Pemantik Diskusi menjelaskan bahwa PPKM ini banyak menimbulkan efek positif dan negatif. Meninjaunya pelonjakan penyebaran covid-19 yang kian merebak membuat pemerintah berinisiasi dan memunculkan kebijakan baru yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Dalam pengaplikasian PPKM yang terjadi, banyak kebijakan – kebijakan yang bersinggungan dengan kondisi di Masyarakat.” Ujarnya

Kemudian Rangga mengatakan bahwa Kurang merata nya jaminan kompensasi yang diberikan kepada para pekerja yang terkena PHK oleh Pemerintah.

“Optimalisasi yang kurang dalam program Pembelajaran Online menjadikan sebagian masalah yang harus di Garis bawahi oleh kita bersama selaku Mahasiswa dalam meninjau kembali penerapan PPKM di kondisi saat ini” ujar Pemantik yang akrab di sapa kang Rangga.

Pemantik Diskusipun memaparkan bahwa Perpanjangan PPKM yang di upayakan oleh pemerintah pun di rasa kian bingung dan seakan tidak mempunyai upaya yang lebih efektif dalam menekan penyebaran virus

“Menjadi imbas kepada para masyarakat yang kian hari sulit dalam menyambung ekonomi dalam berkehidupan karena akses yang dibatasi. Tentunya ini dapat menimbulkan pandangan masyarakat yang merasa tidak di perhatikan sepenuhnya oleh Pemerintah.”pungkasnya

Kemudian Ranggapun menambahkan belum lagi banyak Oknum – Oknum yang mengambil keuntungan pribadi yang menjadi ketimpangan Masalah baru yang muncul di kebijakan PPKM tersebut.

“Seperti mafia masker, mafia bahan pangan hinggayang terbaru yaitu penimbunan oksigen tabung Menjadi suatu kondisi yang dilematis dimana kita yang harus percaya dan tetap mengikuti aturan pemerintah tapi ternyata Oknum tersebut bersembunyi dibalik nama Pemerintah dan Mahasiswa diharuskan ikut andil dalam pengelolaan dan kebijakan PPKM.”ujarnya

Terakhir Pemantik Menyampaikan bahwa dibutuhkannya peran penuh yang di lakukan oleh Mahasiswa dalam membantu Masyarakat

“Diharapkan mahasiswa lebih peka terhadap situasi yang terjadi dalam membantu pemerintah guna menekan angka penularan Virus hingga Pandemi di Indonesia cepat berakhir”ujar Rangga

Penulis
Rangga Julian Hadi

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.