Respon Penerapan Kebijakan PPKM Oleh Pemerintah, PMII Juantika Cabang Kabupaten Bandung Gelar Diskusi Online

44

Soreang – Pengurus Persiapan Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia STAI Al-Falah menyelenggarakan kegiatan Diskusi Online Bersama Para Aktivis Bandung dengan tema “Corona Melonjak Bebas, PPKM Kian Sarkas” melalui Google Meet, pada Jumat (25/07).

Diskusi online ini di mulai pada pukul 15.00 WIB dengan pemateri Rangga Julian Hadi, S.HUM dan Sahabati Dede Sunaiah mantan Ketua BEM STAI AL FALAH masa bakti 2019 – 2020 selaku moderator.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota dan Kader PMII Juantika dan Kader PMII Kabupaten Bandung.

Rangga Julian Hadi selaku Pemantik Diskusi menjelaskan bahwa PPKM ini banyak menimbulkan efek positif dan negatif. Meninjaunya pelonjakan penyebaran covid-19 yang kian merebak membuat pemerintah berinisiasi dan memunculkan kebijakan baru yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Iklan Layanan Masyarakat

“Dalam pengaplikasian PPKM yang terjadi, banyak kebijakan – kebijakan yang bersinggungan dengan kondisi di Masyarakat.” Ujarnya

Kemudian Rangga mengatakan bahwa Kurang merata nya jaminan kompensasi yang diberikan kepada para pekerja yang terkena PHK oleh Pemerintah.

“Optimalisasi yang kurang dalam program Pembelajaran Online menjadikan sebagian masalah yang harus di Garis bawahi oleh kita bersama selaku Mahasiswa dalam meninjau kembali penerapan PPKM di kondisi saat ini” ujar Pemantik yang akrab di sapa kang Rangga.

Pemantik Diskusipun memaparkan bahwa Perpanjangan PPKM yang di upayakan oleh pemerintah pun di rasa kian bingung dan seakan tidak mempunyai upaya yang lebih efektif dalam menekan penyebaran virus

“Menjadi imbas kepada para masyarakat yang kian hari sulit dalam menyambung ekonomi dalam berkehidupan karena akses yang dibatasi. Tentunya ini dapat menimbulkan pandangan masyarakat yang merasa tidak di perhatikan sepenuhnya oleh Pemerintah.”pungkasnya

Kemudian Ranggapun menambahkan belum lagi banyak Oknum – Oknum yang mengambil keuntungan pribadi yang menjadi ketimpangan Masalah baru yang muncul di kebijakan PPKM tersebut.

“Seperti mafia masker, mafia bahan pangan hinggayang terbaru yaitu penimbunan oksigen tabung Menjadi suatu kondisi yang dilematis dimana kita yang harus percaya dan tetap mengikuti aturan pemerintah tapi ternyata Oknum tersebut bersembunyi dibalik nama Pemerintah dan Mahasiswa diharuskan ikut andil dalam pengelolaan dan kebijakan PPKM.”ujarnya

Terakhir Pemantik Menyampaikan bahwa dibutuhkannya peran penuh yang di lakukan oleh Mahasiswa dalam membantu Masyarakat

“Diharapkan mahasiswa lebih peka terhadap situasi yang terjadi dalam membantu pemerintah guna menekan angka penularan Virus hingga Pandemi di Indonesia cepat berakhir”ujar Rangga

Penulis
Rangga Julian Hadi
Previous articleMENGENAL SOSOK KH ZAINUL ARIFIN
Next articleWabah Covid 19 meningkat, LTMNU Kabupaten Bandung Gelar Istighosah dan Doa Untuk Keselamatan Bangsa Bersama IPNU Kabupaten Bandung
Adalah Ketua LTNNU Kabupaten Bandung. Selain sibuk dengan berbagai aktifitas sehari-hari, dalam organisasi juga menyempatkan diri aktif sebagai kontributor web LTNNU Jawa Barat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here