Ngaji Kitab Al-Hikam bersama KH. Asep Mukhtar Rifa’i Banjaran : Hikmah ke-18
إحالتك الأعمال مع وجود الفراغ من رعونات النفس
“Termasuk kejahilan dari jiwa, mengakhir-akhirkan perbuatan kebajikan saat ada kesempatan dan peluang. “
Sesibuk apakah kita sehingga nyaris tak punya waktu untuk berbuat kebaikan ? Sebelum itu, kita ini sebagai apa di tengah-tengah masyarakat ? Pejabat tinggi bukan, pengusaha kaya juga bukan, orang yang luas ilmunya juga tidak.
Apa alasan yang membuat kita seringkali mengucapkan kata sibuk ? Lalu sibuknya bagaimana ? Kecuali kita memaknai ketidaksibukkan sebagai kesibukan atau sebaliknya. Jika mereka yang disebutkan di atas seringkali memakai kata sibuk, memang pantas, tidak mengada-ada. Dan kita memahami itu.
Tidak sibuk, kata Nabi, sebuah kenikmatan selain sehat. Tetapi lanjutannya, banyak orang, termasuk kita, terperdaya, terlena, tertipu, sehingga kita baru sadar ketika kita berada dalam kesibukan.
Dan, ungkapan bijak ini sedang menampari kedunguan, kebodohan, ketololan dan kejahilan jiwa kita agar tersadar.
(12:29-150118)
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



