The news is by your side.

PCNU Kabupaten Pangandaran Menyambut Rombongan Kirab Resolusi Jihad 2018

Pangandaran (20/10). Rombongan melaju terus ke arah Pangandaran untuk menuju PCNU Kabupaten Pangandaran yang berada di jalan Wonoharjo, Parigi, Pangandaran. Tiba di tujuan pada malam hari, rombongan kirab resolusi jihad tak hanya disambut Ketua PCNU Kabupaten Pangandaran, KH. Fauzan Aziz Muslim beserta jajaran, namun juga disambut Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, anggota DPRD Jawa Barat, H. Ahmad Irfan Alawi juga Calon Anggota DPR RI, Luthfi Fauzi, Kemenag Kabupaten Pangandaran dan seluruh peserta Kemah Santri Hari Santri Nusantara.

Singkat saja sambutan dari KH. Fauzan Aziz Muslim yang menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta mengungkapkan kebanggaannya dan keharuannya atas kunjungan rombongan kirab resolusi jihad NU 2018 yang menegakkan ASWAJA An-Nahdliyah dan menjaga NKRI. Selain itu Beliau juga mendo’akan agar sisa perjalan mengunjungi PCNU sukses dan diberikan kelancaran dan pertolongan oleh Alloh SWT.

Didaulat sebagai pembicara utama, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dalam amanatnya mengatakan bahwa resolusi jihad 22 Okober 1945 adalah tentang bagaimana membela tanah air menjadi bagian dari iman, bahwa NKRI, menjadi kewajiban kita untuk merawatnya.

“Kita hidup dalam masa yang berbeda dari 1945. Kita sebagai generasi pewaris nilai-nilai resolusi jihad tentu menjadi kewajiban kita merawatnya, mengamalkannya, menjaga dan memperjuangkan agar nilai-nilai resolusi jihad tertanam, terpatri di bumi Indonesia, khususnya di Pangandaran”, tegasnya.

“Dinamika makro yang luar biasa, dinamika kehidupan berbangsa dan beragama yang mulai digerogoti oleh nilai-nilai yang tidak sesuai kultur dan cita-cita the founding father, tentu menjadi kewajiban bagi kita untuk menjaganya dengan baik,” sambungnya.

“Tidak ada Indonesia tanpa resolusi jihad ! Tidak ada Indonesia tanpa ASWAJA ! Tidak ada Indoneisa tanpa NU ! Di depan kita, menjadi kewajiban kita untuk melanjutkan nilai-nilai itu. Insya Alloh kita akan dilindungi Alloh SWT.”, tegasnya bersemangat.

“Dihadapan kita, 2019, buka masalah presiden dan wakil presiden mana yang akan terpilih. Tapi mengenai nilai-nilai kebangsaan, NKRI dan ke-Indonesia-an yang harus kita menangkan dan harus kita jaga terus.” pungkasnya, mengakhiri sambutannya.

 

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.