The news is by your side.

Pelajar NU Pacet Berlatih Mekanisme Persidangan dan Berpikir Kritis

Kabupaten Bandung, Deden Syamsu Romli — Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan PAC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pacet melaksanakan Ngabaperan di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pacet, Ahad (30/11/2025).

Ngabaperan atau Ngariung Bareng Pelajar Bulanan ini melibatkan para pelajar putra dan putri NU untuk memahami sekaligus mempraktikan mekanisme persidangan, prosedur bermusyawarah, dan cara mengambil keputusan secara formal.

Ketua PAC IPPNU Kecamatan Pacet, Yusri Samrotussyarifah, menjelaskan bahwa simulasi sidang merupakan sarana pembelajaran penting bagi pelajar untuk melatih kemampuan berpikir kritis, berbicara secara formal, sekaligus meningkatkan sikap disiplin dan tanggung jawab.

“Simulasi sidang memberikan pengalaman belajar nyata tentang proses pengambilan keputusan. Pelajar dilatih untuk menyampaikan pendapat secara tertib dan terarah sesuai prosedur resmi. Ini menjadi bekal penting agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Yusri.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pelajar NU harus dibiasakan hadir dan berbicara di forum formal sehingga kelak mampu mengambil peran strategis dalam organisasi.

“Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan. Selain meningkatkan kepercayaan diri, simulasi sidang juga memperkuat keterampilan komunikasi, membangun jiwa kepemimpinan, dan menanamkan budaya musyawarah yang berkualitas,” sambungnya.

Sepanjang agenda berlangsung, peserta diberi kesempatan berlatih menjadi pimpinan sidang, sekretaris, hingga penyampai mosi dan tanggapan, sehingga dinamika diskusi terasa hidup layaknya sidang organisasi sesungguhnya.

Menutup kegiatan, Yusri menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta.

“Alhamdulillah, dari awal sampai akhir kegiatan berjalan lancar. Para anggota aktif menyampaikan argumen dan pendapat dalam forum saat simulasi sidang berlangsung,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya Ngabaperan ini, IPNU–IPPNU Pacet berharap generasi muda NU semakin siap menghadapi forum organisasi tingkat kecamatan hingga nasional, serta mampu membawa budaya musyawarah yang cerdas dan beradab di tengah masyarakat.

Pewarta: Deden Syamsu Romli

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.