The news is by your side.

Pemimpin Muslim Dunia Serukan Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Istanbul, NU Online

Para pemimpin Muslim dari berbagai mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendeklarasikan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Mereka menyerukan kepada dunia untuk merespon kondisi ini dengan mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Hal itu mencuat dalam konferensi tingkat tinggi luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang dihadiri lebih dari 50 negara Muslim di Istanbul, Turki, Rabu (13/12), seperti dilansir Reuters.

Presiden Turki Tayyip Erdogan selaku tuan rumah mengatakan, langkah AS tersebut menunjukkan bahwa Washington telah kehilangan perannya sebagai mediator dalam upaya mengakhiri konflik Israel-Palestina.

“Kita perlu membahas siapa yang akan menjadi mediator mulai sekarang. Ini perlu ditangani di PBB juga,” kata Erdogan dalam sesi terakhir pertemuan itu.

Turut berpartisipasi dalam forum internasional tersebut antara lain Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Iran Hassan Rouhani, dan Raja Yordania Abdullah, sekutu dekat AS. Mereka semua mengkritik sikap yang diambil Trump.

“Yerusalem dan akan selalu menjadi ibu kota Palestina,” kata Abbas. Menurutnya, keputusan Trump adalah kejahatan terbesar dan teemasuk pelanggaran hukum internasional.

Yerusalem sebagai kota yang sangat dihormati kaum Muslim, Yahudi, dan Kristiani, merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam dan menjadi jantung konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade. Israel merebut Yerusalem Timur pada tahun 1967, kemudian mencaploknya dalam sebuah tindakan yang tidak diakui secara internasional.

Pengumuman resmi di situs kementerian Turki dan isi “Deklarasi Istanbul” yang dibagikan kepada para wartawan usai pertemuan tersebut mengatakan bahwa para pemimpin Muslim dunia meminta semua negara untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

“Kami menyeru pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan kembali keputusannya yang melanggar hukum yang dapat memicu kekacauan di wilayah ini; juga untuk membatalkan langkah kelirunya,” kata deklarasi tersebut.

Iran, yang terkunci dalam persaingan regional dengan Arab Saudi, mengatakan bahwa dunia Muslim harus mengatasi masalah internal melalui jalan dialog sehingga bisa bersatu melawan Israel. Teheran telah berulang kali menyerukan penghancuran negara Israel dan mendukung beberapa kelompok militan dalam perjuangan mereka melawannya. (Red: Mahbib)

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.