Perayaan Maulid Nabi di Kabul Dibom, Puluhan Orang Meninggal
Kabul, NU Online
Sebuah aksi bom bunuh diri yang menyasar perayaan Maulid Nabi di Kabul, ibu kota Afghanistan, Selasa (20/11), mengakibatkan setidaknya 50 orang meninggal dunia dan 70 orang lainnya mengalami luka-luka. Jumlah korban meninggal bisa saja meningkat mengingat korban yang ada dalam kondisi kritis juga banyak.
Juru pemerintahan Afghanistan, Najib Danesh, mengatakan, bom bunuh diri tersebut terjadi di gedung pernikahan Uranus di Kabul, dimana banyak ulama dan umat Muslim Afghanistan berkumpul untuk merayakan Maulid Nabi.
“Bom bunuh diri meledak di dalam sebuah gedung serbaguna di saat para ulama berkumpul untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad,” kata Danesh, dilansir Washington Post, Selasa (20/11).
Danesh kemudian menceritakan, pelaku bom bunuh diri tersebut memasuki gedung tempat digelarnya Maulid Nabi sebelum akhirnya meledakkan dirinya. Pelaku melancarkan aksinya ketika ribuan umat Islam di gedung tersebut membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Dilaporkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 waktu setempat. Sampai saat ini, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Tapi, ada kecurigaan yang melakukan itu adalah ISIS Afghanistan atau kerap disebut ISIS Khorasan.
Pelaku diduga menggunakan bahan peledak berkekuatan tinggi. BBC melaporkan, aksi bom bunuh diri tersebut membuat kaca gedung pecah, mebel berjatuhan, dan mengoyak tubuh korban.
Atas insiden itu, Presiden Afghanistan Ashraf Abdul Ghani menetapkan hari Rabu (21/11) sebagai hari duka nasional. Ia memerintahkan masyarakat Afghanistan untuk mengibarkan bendera setengah tiang.
Presiden Ghani mengecam keras aksi bom bunuh diri tersebut. Ia menilai, aksi tersebut sebagai kejahatan yang tidak bisa dimaafkan dan mencemari ajaran Islam.
“Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengecam keras serangan itu dan menyatakan hari Rabu sebagai hari berkabung nasional,” tulis juru bicara presiden Afghanistan, Haroon Chakhansuri, di akun Twitternya. (Red: Muchlishon)
Sumber : NU Online
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



