Pergunu Jabar, Benahi Database Guru NU di Jawa Barat

17

Bandung, Menindaklanjuti penguatan organisasi dalam segi administrasi, Pergunu Jawa Barat benahi database guru NU yang tergabung dalam organisasi Pergunu di Jawa Barat. Tidak hanya guru formal yang bergabung di Pergunu, tetapi guru non formal dan informal pun bisa bergabung dengan Pergunu, yang paling penting guru yang memiliki ideologi dan fikrah ahlus sunnal wal jama’ah an nahdliyyah

Hal tersebut diungkapkan Ketua PW Pergunu Jawa Barat, Dr.H.Saepuloh, M.Pd dalam sambutannya di ruang rapat Kantor PWNU Jawa Barat Jl Terusan Galunggung No 9 Bandung 15/06/2019)

“Pergunu ini menjadi wadah seluruh guru NU yang bertugas untuk memberikan kontribusi yang sistematis terutama dalam segi peningkatan kualifikasi dan kompetensi akademis, maka seharusnya data basenya harus lengkap dan tertata rapih” tutur Saepuloh

Pendataan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan potensi organisasi serta memberikan sebuah jawaban bahwa Pergunu itu memang benar adanya di setiap wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat.

Lebih lanjut, Saepuloh menjelaskan bahwa disamping membenahi database, dalam kegiatan tersebut membahas mengenai pengelolaan dan manajemen website Pergunu Jawa Barat agar bisa lebih maksimal dalam peneglolaannya.

“Pengelolaan website harus gencar diisi dengan kegiatan dan agenda yang dilaksanakan oleh setiap PC Pergunu di Jawa Barat, mengingat hal ini sangat penting sekali sebagai upaya untuk mensyi’arkan nilai nilai pengetahuan dan pendidikan yang esensial kepada khalayak masyarakat” tutur Saepuloh

Lebih dari itu, Saepuloh berharap setiap kegiatan yang sudah diselenggarakan harus dilaporkan dan dimuat berita acaranya sehingga menjadikan Pergunu sebagai wadah organisasi profesi yang progresif dan inovatif.

Kemajuan teknologi saat ini menyebabkan pengelolaan database tidak semahal atau serumit pada masa lalu. Proses pengumpulan dan pengelolaannya bisa dilakukan dengan efisien. Peluang ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Pergunu untuk kemajuan organisasi.

Jika Pergunu sudah mampu melakukan hal tersebut, maka tata kelola Pergunu sudah cukup baik. Ini sekaligus juga menjadi acuan kinerja bagi pengurus, apakah pengurus mampu mengelola dan mengembangkan organisasinya dengan baik atau tidak.

Kedepan, diharapkan dalam tata kelola administrasi database lebih tertata dengan baik dan lebih aktif dalam mengelola dan memanage website dengan cara mempublikasikan hasil dari setiap agenda yang telah dilakukan, baik di tingkat wilayah,cabang bahkan sampai ranting nya. (Muhamad Cahya Rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here